Penduduk Uygur Bantah Tuduhan Genosida di Xinjiang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penduduk kelompok etnis Uygur, mengobrol dengan tetangganya di Kota Tacheng, Daerah Otonomi Uygur Xinjiang barat laut China. SP/ CH
Penduduk kelompok etnis Uygur, mengobrol dengan tetangganya di Kota Tacheng, Daerah Otonomi Uygur Xinjiang barat laut China. SP/ CH

i

SURABAYAPAGI.com, China - Penduduk Uygur di Daerah Otonomi Uygur Xinjiang China barat laut telah membantah tuduhan yang disebut "genosida" terhadap minoritas Muslim di sana, dengan mengatakan klaim seperti itu mengurangi kehidupan yang mereka jalani sekarang dan bertujuan untuk menghambat perdamaian dan stabilitas di kawasan itu.

Negara-negara Barat telah menuduh China melakukan "genosida" atau "sterilisasi paksa terhadap wanita Uygur" di Xinjiang, tetapi penduduk setempat dari wilayah itu mengatakan tuduhan semacam itu tidak masuk akal.

Warga dari Kashgar, Hotan dan Aksu telah berbagi cerita keluarga mereka pada konferensi pers di ibukota wilayah Urumqi.

Salah satunya mengatakan dia berasal dari keluarga besar dengan empat generasi di bawah satu atap, dan neneknya baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-100.

"Saya mendengar beberapa media asing mengatakan ada genosida terhadap Uygur di Xinjiang. Ini terdengar hampir konyol bagi saya," kata Abdukadir Mamat, Jumat (9/7/2021).

"Nenek saya sekarang berusia 100 tahun. Dia hanya memiliki satu anak dan itu adalah ibu saya. Ibu saya memiliki tiga anak. Saya adalah putra sulung dan adik laki-laki saya kembar. Mereka berdua sekarang berusia 18 tahun. Saya menikah di 2006, dan sekarang saya memiliki seorang putra dan dua putri," kata Abdukadir.

Wanita Uygur lainnya dari Aksu mengatakan berkat pembangunan di Xinjiang, dia senang melihat anak-anaknya memiliki kondisi hidup yang lebih baik daripada dia dan suaminya.

“Saya punya tiga anak dan saya tidak perlu khawatir untuk membesarkan mereka. Sejak mereka lahir, vaksin yang diperlukan untuk bayi tidak dipungut biaya. Saya juga bisa mendapatkan komoditas nutrisi gratis untuk mereka. Mereka memiliki asuransi kesehatan. Dan di masa depan mereka sekolah, kita tidak perlu membayar uang sekolah dan makan karena pendidikan juga gratis," kata Hankiz Namet.

Juru bicara regional Xinjiang Elijan Anayat menegaskan pada konferensi pers bahwa tuduhan "genosida" oleh beberapa negara Barat adalah kebohongan yang tidak masuk akal.

Dia mengatakan tingkat pertumbuhan populasi etnis minoritas di wilayah tersebut lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Menurut data sensus penduduk terbaru China, populasi permanen Xinjiang telah mencapai 25,85 juta pada Oktober 2020, meningkat sekitar 4 juta dari satu dekade lalu.

Dari total populasi permanen di wilayah tersebut, lebih dari 57 persen etnis minoritas. Kelompok etnis Uygur sendiri menyumbang lebih dari 44 persen. Dsy20

Berita Terbaru

Jumat Berkah, Lukas 4:18–19

Jumat Berkah, Lukas 4:18–19

Senin, 27 Jul 2026 01:49 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:49 WIB

SURABAYAPAGI.com – KASIH Yesus di mata jemaat saat ini dipandang sebagai sumber kekuatan yang nyata, teladan pengampunan yang tanpa syarat, serta dorongan u…

PRABOWO, BICARA HATI PDIP, PKB ACUNGI JEMPOL

PRABOWO, BICARA HATI PDIP, PKB ACUNGI JEMPOL

Senin, 27 Jul 2026 01:46 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai kondisi koalisi politik di era pemerintahannya, termasuk sikap PDI Perjuangan. P…

Herdman Lega Pahami Taktik Darinya

Herdman Lega Pahami Taktik Darinya

Senin, 27 Jul 2026 01:44 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Timnas Indonesia sedang garang di kandang menjelang menjamu Timnas Kamboja di Piala AFF 2026. Skuad Garuda juga tampil produktif. P…

Legenda Timnas Indonesia Optimistik Tim Asuhan Herdman Juara Piala AFF 2026

Legenda Timnas Indonesia Optimistik Tim Asuhan Herdman Juara Piala AFF 2026

Senin, 27 Jul 2026 01:41 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Dua legenda Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas dan Cristian Gonzales, menyatakan optimisme tinggi terhadap kiprah tim asuhan John …

Shin Tae-yong, tak Siap 100% Hadapi Persebaya

Shin Tae-yong, tak Siap 100% Hadapi Persebaya

Senin, 27 Jul 2026 01:39 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta laga Grup Piala Presiden 2026 bakal berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya,…

Piala Presiden 2026, Diikuti Klub dari Brunei dan Singapura

Piala Presiden 2026, Diikuti Klub dari Brunei dan Singapura

Senin, 27 Jul 2026 01:36 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Piala Presiden langgeng digelar hingga tahun 2026. Di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/7/2026),…