Dicekoki Miras, ABG di Banyuwangi Diperkosa hingga Hamil

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 11 Jul 2021 20:24 WIB

Dicekoki Miras, ABG di Banyuwangi Diperkosa hingga Hamil

i

M, pelaku pemerkosaan yang berhasil diamankan polisi.

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Seorang gadis 17 tahun di Banyuwangi menjadi korban pemerkosaan. Mirisnya, akibat tindakan bejat pelaku, korban kini hamil.

Pelaku adalah M (28), warga Singojuruh, Banyuwangi.

Baca Juga: Siswi SMP Negeri di Surabaya Diperkosa 2 Pemuda Hingga Hamil 5 Bulan

Kapolsek Singojuruh, Iptu Rohman membenarkan adanya aksi pemerkosaan tersebut. Ia menyebut, pelaku yang masih pengangguran itu diamankan di rumahnya, setelah adanya laporan korban.

"Aksi pemerkosaan terjadi pada Kamis (1/7) kemarin. Sementara pelaporan dilakukan seminggu kemudian," ujarnya kepada wartawan, Minggu (11/7/2021).

Aksi bejat itu terjadi ketika korban diajak ke rumahnya. Saat itu, pelaku sengaja memberikan minuman keras. Karena sungkan, korban pun akhirnya meminum miras oplosan yang disajikan oleh pelaku.

"Ya merasa sungkan akhirnya diminum. Selang beberapa jam korban mengaku pusing dan mabuk. Kemudian korban tidur di ruang tamu pelaku," tambahnya.

Baca Juga: Kerap Cekoki Istri dengan Miras, Narkoba dan Seks dengan Gaya Ekstrem

Kesempatan ini langsung dimanfaatkan pelaku untuk melakukan pemerkosaan. Korban sebenarnya berontak, namun karena mabuk dan tidak kuat paksaan pelaku, korban akhirnya hanya bisa pasrah.

"Tidak tahunya aksi itu membuat korban hamil. Itu dikuatkan dengan hasil pemeriksaan di puskesmas setempat," tambahnya.

Dari kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa baju yang digunakan korban saat kejadian dan visum et repertum.

Baca Juga: 7 Tersangka Pemerkosa di Probolinggo Terancam Penjara 15 Tahun

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku kini ditahan di Mapolsek Singojuruh. Pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat (1) Junto pasal 76E UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang persetubuhan anak di bawah umur dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU