Penimbun Obat Surabaya Digerebek, Penjualan Obat Covid-19 Online Masih Transaksi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Percakapan penjual obat Covid-19 yang menawarkan di WhatsApp, Minggu (11/7/2021).
Percakapan penjual obat Covid-19 yang menawarkan di WhatsApp, Minggu (11/7/2021).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Tampaknya momen warga Surabaya terpapar covid-19, ada yang digunakan berbisbis aji mumpung. Meski ada seorang ibu warga Margorejo Indah, Surabaya, digerebek dan ditahan oleh Polda Jatim, beberapa penjual obat covid-19 black market masih bersliweran di media Sosial.

Wartawan Surabaya Pagi ditawari bebeapa obat. Salah satunya jenis Azithromycin. Obat ini satu strep dijual Rp650rb. Padahal HET (Harga eceran Tertinggi) Rp 1.700 per tablet atau Rp 17,rb, satu strep.

Liem, nama penjual itu mengatakan Azithromycin adalah obat yang digunakan untuk penanganan infeksi bakteri tertentu, seperti bronkitis, radang paru-paru, infeksi pada telinga, paru-paru, sinus, kulit, tenggorokan, dan organ reproduksi.

Obat ini juga digunakan untuk mencegah infeksi Mycobacterium Avium Complex (MAC) yang tak lain adalah infeksi paru-paru. “Antri ko, ambil berapa? Ini sisa 5 strep,” tawarkan pada WA grup, minggu (11/7/2021) siang.

Bahkan, ada juga seorang ibu-ibu juga menawarkan beberapa obat-obatan jenis Azithromycin 500mg di WhatsApp dengan harga Rp 550 ribu per strip. Penawaran di WhatsApp itu berisi "Azythromicyn ada yang butuh kah? Harga 50.000/strip isi 10 butir. Gercep ya. Barang terbatas," tulis pengguna WA lainnya, Minggu (11/7/2021).

Sempat wartawan Surabaya Pagi mencoba menawar dengan harga Rp 170ribu atau Rp 150 ribu, namun tidak diberikan oleh pengguna WA tersebut. Bahkan, pengguna WA yang menjual obat antibiotik itu mengaku dirinya tidak berjualan.

"Maaf saya sebetulnya gak jualan. Hanya bantu oper saja yang benar2 memerlukan krn saya sendiri masih isoman karena covid. Itu obatnya dari Jakarta dan akan dikirim dari Jkt. Saya hny perantara," jawab pengguna WA itu.

Hanya saja, dirinya masih tetap bersikukuh dengan menjual harga Rp 550 ribu per strip untuk antibiotik itu. Dan dia mengaku tidak mengambil untung banyak. "Maaf pak, tidak bisa kurang. Itu sudah murah. Dikirim dari jakarta soalnya. sy tidak ambil untung banyak," paparnya.

Hingga Minggu (11/7/2021) malam, dua pengguna WA itu masih aktif menawarkan obat-obatan antibiotik dan obat Covid-19 lainnya. rm/cr2/rmc

Berita Terbaru

Lewat Festival Literasi, Pemkab Banyuwangi Gencar Lestarikan Bahasa Osing

Lewat Festival Literasi, Pemkab Banyuwangi Gencar Lestarikan Bahasa Osing

Senin, 07 Sep 2026 11:04 WIB

Senin, 07 Sep 2026 11:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui gelaran Festival Literasi Osing, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi gencar melestarikan bahasa Osing sebagai…

Kali Surabaya Tercemar: Warga Keluhkan Air PDAM Keruh, Berbusa hingga Berbau Kimia

Kali Surabaya Tercemar: Warga Keluhkan Air PDAM Keruh, Berbusa hingga Berbau Kimia

Senin, 07 Sep 2026 10:50 WIB

Senin, 07 Sep 2026 10:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini warga di Kota Surabaya mengeluhkan kondisi air Perumda Air Minum Surya Sembada atau PDAM Kota Surabaya yang mendadak…

Dorong Budaya Literasi Anak Usia Dini, Dispusip Surabaya Kembangkan Perpustakaan Digital

Dorong Budaya Literasi Anak Usia Dini, Dispusip Surabaya Kembangkan Perpustakaan Digital

Senin, 07 Sep 2026 10:43 WIB

Senin, 07 Sep 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna membantu meningkatkan kemampuan literasi sekaligus memperkaya perbendaharaan kata anak, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan…

Hampir Rampung, Revitalisasi Fisik 16 Pasar Surabaya Baru Capai 65 Persen

Hampir Rampung, Revitalisasi Fisik 16 Pasar Surabaya Baru Capai 65 Persen

Senin, 07 Sep 2026 10:32 WIB

Senin, 07 Sep 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mendukung perekonomian di Kota Pahlawan, progres revitalisasi dan pembenahan 16 pasar tradisional di Surabaya baru mencapai…

Atasi Macet dan Amankan Lahan Warga, Pemkot Surabaya Rombak Tata Ruang 2026

Atasi Macet dan Amankan Lahan Warga, Pemkot Surabaya Rombak Tata Ruang 2026

Senin, 07 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 07 Sep 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mewujudkan tata kota yang lebih adaptif, terintegrasi, dan memberikan kepastian hukum atas pemanfaatan lahan…

Dua Truk Tabrakan di Simpang Ngujur, Satu Terguling dan Lainnya Terjang Indomaret

Dua Truk Tabrakan di Simpang Ngujur, Satu Terguling dan Lainnya Terjang Indomaret

Senin, 07 Sep 2026 09:57 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dua truk bertabrakan di Simpang Empat Ngujur, Desa Kedondong, Kabupaten Madiun, Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 04.30 WIB.…