Pemkot Probolinggo Refocussing Anggaran Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat antara eksekutif dengan legislatif di gedung Comand Centre kantor Wali Kota Probolinggo.
Rapat antara eksekutif dengan legislatif di gedung Comand Centre kantor Wali Kota Probolinggo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Tingginya kasus covid-19 di Probolinggo membuat anggaran penanganan covid-19 membengkak. Menindaklanjuti hal itu, Pemkot Probolinggo akan merefocussing anggaran untuk penanganan covid-19.

Salah satunya yang dibidik adalah anggaran perjalanan dinas (Perdin) di DPRD Kota Probolinggo.

Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin mengatakan anggaran untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 16,5 miliar, bahkan diperkirakan lebih. Sebab, itu menurut hitungan sementara. Dana sebanyak itu untuk biaya penanggulangan penyebaran virus sampai Desember 2021.

“Anggaran yang dibutuhkan banyak. Karena jumlah yang terpapar tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya. Anggaran ini juga untuk petugas (Nakes) dan operasi yustisi. Di tingkat RT juga ada petugas. Itu juga butuh biaya,” sebutnya pada Selasa, 13 Juli 2021.

Hadi juga menjelaskan dana refocusing untuk Kesehatan (penanganan kesehatan), Bantuan Sosial dan Ekonomi. Di antaranya, pendirian rumah sakit darurat di areal Rusunawa Mayangan. Berikut sarana dan prasarana (alat) kesehatan dan obat-obatan.

“Untuk kebutuhan kesehatannya saja Rp 12,5 Miliar. Belum termasuk pengadaan tabung oksigen dan ventilator. Karena itu perlu ada refocusing anggaran, salah satunya ya Perdin di dewan,” ucap dia.

Namun dalam rapat antara eksekutif dengan legislatif di gedung Comand Centre (dulu Shaba Bhina Praja) kantor Wali Kota Probolinggo pada Senin, 12 Juli, tak menghasilkan keputusan. Belum memastikan jumlah anggaran Perdin yang bisa di-refocusing untuk percepatan penanganan Covid-19.

Alasannya, besaran anggarannya masih akan dibicarakan di rapat pimpinan.

“Ada jeda waktu untuk membahas refocusing. Tapi itu tidak dilakukan, sehingga dewan belum menentukan jumlah anggaran perdin-nya yang di-refocusing,” tandas Wali Kota Probolinggo dengan nada kecewa.

Ketua DPRD Kota Probolinggo, Abdullah Mujib mengatakan, pada prinsipnya siap anggaran Perdinnya di-refocusing untuk penanganan Covid-19. Karena untuk kemaslahatan dan kepentingan masyarakat. Hanya saja, pihaknya belum bisa menentukan besaran refocusingnya.

Apalagi dalam pertemuan itu, Wakil Ketua 1 Abdul Harus Nasution dan Wakil Ketua II Fernanda Zulkarnain tidak hadir. Karena alasan keperluan pribadi dan keluarga.

“Masih perlu kita bicarakan dengan teman-teman. Di sisi lain, kita punya program yang harus dijalankan dan tidak boleh ditinggalkan,” ujarnya ketika dikonfirmasi.

 

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

‎SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…