Ibu Rumah Tangga yang Eksis Berkreasi Smoothy Sprei House

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lidya Sari dengan produk Smoothy Sprei House. SP/ JKT
Lidya Sari dengan produk Smoothy Sprei House. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Lidya Sari yang merupakan seorang ibu rumah tangga sekaligus pemilik Smoothy Sprei House seperti aneka sprei, bedcover, dan home set tetap berkreasi dan sukses dengan pendapatan puluhan juta per bulan dari bisnis sprei.

Awalnya Lidya hanya sebagai pedagang atau reseller sprei, namun hatinya tergerak untuk bisa membuat produk sendiri. Sebelum jadi pengusaha pembuat sprei, Lidya sempat kerja rias penganten untuk kegiatan pesta perkawinan. Namun setelah anaknya sudah berusia 2 tahun, bisnisnya mulai tercetus.

"Modal awal saya dapat dana hibah dari Kementerian Koperasi Rp 15 juta. Modal itu dipakai untuk beli mesin jahit, mesin obras, bahan, plastik kemasan dan bikin katalog," katanya.

Ia mengatakan, kunci suksesnya adalah melayani semua jenis pesanan para pelanggan tanpa memilih dan melakukan pemasaran melalui reseller. Dengan pilihan bahan katun 70%, ia membuat sarung bantal, tutup galon, sprei sampe bed cover. Produk karyanya ini dijual mulai dari Rp 25.000 untuk sarung bantal, sprei mulai Rp 100.000-Rp 1,5 juta.

"Kita bikin juga yang spesial bahan sutra.Pokoknya pesanan apa aja, kita usahakan bisa buat," katanya.

Strategi penjualan usahanya agar bisa diterima pasar adalah membuat katalog. Selain itu, ia juga rajin ikut pameran untuk menjaring para reseller. Reseller bisa beli katalog Rp 30.000, nanti dapat keuntungan 10%-15�ri produk yang dijualnya.

"Sekarang saya udah punya 50 reseller mulai dari mahasiswa dan kebanyakan ibu-ibu rumah tangga kaya saya. Ibu-ibu muda sekarang kan banyak yang awalnya kerja swasta setelah menikah dan punya anak jadi ibu rumah tangga. Ibu-ibu ini cari kesibukan dan pendapatan tambahan," katanya.

Ia mengungkapkan ada reseller-nya yang bisa menjual sampai 100 potong sprei per bulan. Para reseller ini punya downline atau tenaga pemasaran sendiri dengan hanya bermodal menjual katalog ke orang lain lagi.

"Ingin, ada rencana nanti saat Lebaran atau penjualan reseller tertentu banyak, kita kasih bonus produk. Supaya lebih kenal, suka dan semangat jualan," katanya.

Lewat ketekunannya, saat ini Lidya bisa memproduksi 500-700 potong sprei per bulan. Omzet yang didapat sampai Rp 50 juta. "Anak saya dua, lumayan bisa bantu untuk keperluan sehari-hari," katanya tersenyum. Dsy4

Berita Terbaru

Dipicu Hujan dan Angin Kencang, Warga di Blitar Tewas Tertimpa Reruntuhan Material Rumah

Dipicu Hujan dan Angin Kencang, Warga di Blitar Tewas Tertimpa Reruntuhan Material Rumah

Senin, 16 Mar 2026 12:42 WIB

Senin, 16 Mar 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akibat hujan dengan intensitas tinggi bercampur angin di wilayah Blitar Raya mengakibatkan banjir di beberapa wilayah, termasuk di…

Inovatif! Sisa MBG di Lingkungan Sekolah Surabaya Disulap Jadi Pupuk Organik Cair dan Padat

Inovatif! Sisa MBG di Lingkungan Sekolah Surabaya Disulap Jadi Pupuk Organik Cair dan Padat

Senin, 16 Mar 2026 12:35 WIB

Senin, 16 Mar 2026 12:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selain sempat viral karena menu Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang selalu dikritik dan viral di media sosial (medsos), kini…

Diduga Korsleting Listrik, Tempat Usaha Konveksi di Sidoyoso Surabaya Terbakar Hebat

Diduga Korsleting Listrik, Tempat Usaha Konveksi di Sidoyoso Surabaya Terbakar Hebat

Senin, 16 Mar 2026 12:24 WIB

Senin, 16 Mar 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Unit Pemadam Kebakaran Surabaya baru saja menindaklanjuti terkait laporan warga lantaran adanya kebakaran di tempat usaha konveksi…

Jelang Ibadah Hari Nyepi, Kapolri Sigit Beri Atensi Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk

Jelang Ibadah Hari Nyepi, Kapolri Sigit Beri Atensi Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk

Senin, 16 Mar 2026 11:44 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada yang menarik di momen Bulan Ramadhan kali ini. Pasalnya, Ibadah Hari Nyepi bertepatan dengan puncak arus mudik Lebaran Idul…

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 yang tinggal menunggu hari, di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung…

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang momen buka puasa saat Ramadhan baru-baru ini mengalami lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir di…