Tetap Eksis Budidaya Ikan Lele di Musim Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gunawan sedang menabur pakan ikan lele di salah satu kolamnya. SP/ TRG
Gunawan sedang menabur pakan ikan lele di salah satu kolamnya. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Gunawan, seorang pembudi daya ikan asal Desa Jatiprau, Kecamatan Karangan sudah 20 tahun menekuni profesi membudidayakan ikan. Selama itu, profesi budi daya ikan begitu miris saat kemunculan pandemi Covid-19 sekitar Maret 2020.

Adanya karantina wilayah menyebabkan distribusi ikan ke daerah lain sempat mandek. Padahal, bagi pembudi daya (ikan lele khususnya, Red), distribusi itu sangat penting.

Ikan lele memiliki ukuran tertentu agar bisa dijual di pasar. Apabila terlalu besar, ikan tersebut tak akan laku. Bisa-bisanya hanya dijual ke tempat pemancingan.

Dalam ukurannya, masa panen ikan lele rata-rata sekitar 3-4 bulan. Estimasi waktu itu bisa lebih maupun kurang, tergantung perawatan yang diberikan.

Kondisi itu mengawali pembudi daya ikan untuk mengencangkan ikat pinggang. Di awal-awal kemunculan pandemi menuai masalah lain. Intensitas ikan melimpah, sedangkan serapan pasar yang minim.

Pembudi daya ikan pun banyak yang merugi karena biaya pakan lele tak pernah telat. "Harga konsentrat itu minimal sekitar Rp 320 ribu per 30 kilogram (kg) dan lebih mahal ketika ukuran konsentrat lebih besar," ucapnya.

Namun, Gunawan sigap membaca situasi dan kondisi kala itu. Dia pun mencari siasat agar profesi yang ditekuni sejak 2001 itu tetap bertahan. Hanya pembudi daya ikanlah yang tahu bagaimana cara untuk bertahan.

Sebab, pemerintah tak bisa berbuat banyak untuk mendongkrak perekonomian pembudi daya ikan. Tapi hanya membantu sekian persen saja. "Jual benih-benih ikan mulanya. Siapa yang butuh langsung saya jual," ujarnya.

Melihat kondisi serapan pasar yang minim, Gunawan tak lagi menebar banyak benih ikan. Kekhawatiran akan terjadi seperti awal-awal pandemi. Dia pun mengurangi kepadatan tebar benih sebatas 50 persen dari rata-rata 150 ekor per meter persegi.

Soal pakan, Gun mengaku tak memiliki alternatif lain, selain hanya membeli ke pabrik. Menurutnya, pakan pabrikan masih praktis dibanding dengan program pakan mandiri. Secara kualitas, program pakan mandiri milik pemerintah masih di bawah kualitas pakan pabrikan.

Kendati Gun tetap berusaha bertahan di situasi pandemi, dia berharap kepada pemerintah untuk turut dalam hal pemasaran. Agar pembudi daya ikan di Kabupaten Trenggalek tak sampai gulung tikar. Dsy5

Berita Terbaru

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah …

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Prabowo Nyatakan Penyesuaian Anggaran Digunakan untuk Bantu Masyarakat Lemah   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wacana potong gaji anggota kabinet dan anggota …

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Polisi Sebut Pelaku Buntuti Korban dengan Tenang Bersepeda Motor   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Polri kini membentuk tim gabungan pengungkapan perkara terkait …

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta M. Fadhil Alfathan Nazwa menduga ada  aktor intelektual di balik penyiraman air keras …

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Iran Tantang Trump Kirim Kapal-kapal perang AS ke Teluk Persia   SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden AS Donald Trump mendesak sekutu untuk mengerahkan …

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Laporan ke Bareskrim Polri, Pria itu Pernah Isi Program "Damai Indonesiaku" di tvOne   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Seorang pendakwah berinisial SAM …