Mobil OPD Pemkot Surabaya Diubah Jadi Mobil Jenazah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya memodifikasi kendaraan dinas milik beberapa Perangkat Daerah (PD) menjadi mobil jenazah.SP/RE/PEMKOT SURABAYA
Pemkot Surabaya memodifikasi kendaraan dinas milik beberapa Perangkat Daerah (PD) menjadi mobil jenazah.SP/RE/PEMKOT SURABAYA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memodifikasi kendaraan dinas milik organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkot Surabaya menjadi mobil jenazah.hal ini dilakukan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk menambah kapasitas pelayanan kedaruratan kepada warganya.

"Sudah jadi, mobil dinas sudah jadi mobil jenazah. Makanya kami buka puskesmas 24 jam karena mobilnya sudah banyak," kata Wali Kota Eri Cahyadi di Surabaya, kemarin.

Eri mengaku akan semaksimal mungkin untuk menambah kapasitas layanan kedaruratan bagi warganya. Apalagi, mobil jenazah yang dimiliki Pemkot Surabaya saat ini jumlahnya juga terbatas. "Yang sudah ada sekitar 14 unit mobil. Kami targetkan sekitar 30 unit, nanti akan ditambah lagi. Kalau perlu tambah, ya tambah lagi," ujarnya.

Kepala Bagian Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Aset Kota Surabaya Noer Oemarijati menjelaskan saat ini ada 14 kendaraan dinas yang telah dimodifikasi kegunaannya untuk mobil jenazah. Kendaraan tersebut sebelumnya merupakan mobil operasional yang dimiliki beberapa OPD di lingkup Pemkot Surabaya.

"Ada 14 unit kendaraan dinas operasional PD yang dipakai untuk mobil jenazah. Jadi ada beberapa mobil OPD yang kami pakai," katanya.

Meski demikian, Noer menyebut kendaraan dinas yang digunakan mobil jenazah ini ada spesifikasinya. Salah satunya adalah kondisi kendaraan yang digunakan harus layak jalan. "Karena OPD yang punya kendaraan Panther itu memang kondisinya layak dipakai untuk mobil jenazah," ternag Noer.

Ia mengatakan mobil tersebut digunakan sebagai kendaraan operasional kegiatan. Misalnya, mobil milik Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Surabaya yang sebelumnya digunakan untuk operasional di lapangan.

"Ini dulunya merupakan kendaraan operasional. Jadi memang untuk teman-teman melakukan kegiatan di lapangan," katanya.

Noer menyatakan saat ini masih melakukan pengecekan unit kendaraan lain milik OPD yang dapat digunakan untuk penambahan armada mobil jenazah. Ia menargetkan setidaknya ada 30 unit mobil jenazah yang disiapkan untuk mendukung layanan kedaruratan di Surabaya.sb1/na

Berita Terbaru

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

SURABAYAPAGI .com: Sejumlah media di Malaysia seperti New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today, The Straits Times dan media dari Inggris BBC ikut…

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Surabaya Pagi.COM - Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat…

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Surabaya Pagi.com  - Memastkan peningkat pelayanan publik terhadap masyarakat Surabaya, Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno,melakuan kunjungan kerja …

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), salah satunya dengan mencopit Letjen TNI (Purn) Lodewyk…

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Dadan Hindayana dicopot Presiden Prabowo setelah sampai Indonesia dan pulang Haji lebih cepat demi agenda besar.Dadan dan istrinya yang…

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu…