Edukasi Peraturan PPKM Darurat, Satpol PP Surabaya Gunakan Cara Humanis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto saat memberikan keterangan kepada awak media. SP/Alqomar
Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto saat memberikan keterangan kepada awak media. SP/Alqomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sembari Memberikan Bantuan Sembako Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya terus melakukan edukasi kepada warga, terutama para pedagang kaki lima (PKL) tentang berbagai peraturan yang harus ditaati pada saat PPKM Darurat. Selain memberikan edukasi dan pemahaman secara humanis, ternyata Satpol PP Surabaya juga memberikan bantuan sembako kepada para PKL itu. Bantuan itu berasal dari urunan atau sumbangan semua personel Satpol PP Kota Surabaya.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan selama ini jajarannya sudah menjalankan berbagai regulasi yang ada di peraturan PPKM Darurat, mulai dari memberikan peringatan dan bahkan tindakan tegas bagi pelanggar PPKM Darurat, termasuk penyitaan alat peraga mereka seperti kursi dan barang-barang lainnya. Namun, kesadaran mereka tentang PPKM Darurat ini seakan tidak berubah.

“Akhirnya, mulai kemarin kami bertindak lebih humanis dalam memberikan edukasi kepada warga. Bahkan, kami juga memberikan sembako kepada mereka berupa beras, telur, dan minyak goreng. Sembako yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari teman-teman PKL. Para penjual koran dan juga warga yang jualan masker dengan sepedaan juga kami beri bantuan,” kata Eddy di ruang kerjanya, Kamis (15/7).

Ia menjelaskan edukasi dan pemberian bantuan yang dilakukan bersama-sama dengan jajaran BPB Linmas dan Garnisun Tetap III Surabaya itu diberikan di sekitar jalan Undaan, Kedungdoro, Pandegiling, Manyar dan juga Dharmahusada. Menurutnya, mungkin bantuan ini tidak seberapa.

Namun, inilah bentuk empati dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Satpol PP Kota Surabaya terhadap warga yang terdampak, terutama pengusaha ekonomi mikro seperti para PKL. Melalui cara ini, lanjut Eddy, diharapkan para PKL itu bisa lebih sadar kalau ternyata pemerintah itu hadir, pemerintah itu baik dan tidak mendzolimi mereka dalam mengurangi penghasilannya. Namun, tujuannya hanya untuk kesehatan bersama, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Nampaknya dari hasil semalam, mereka itu lebih tersentuh hatinya untuk mentaati larangan dan semua peraturan dalam PPKM Darurat, termasuk tidak menyediakan tempat makan di tempat, dan itu yang kami harapkan,” kata dia.

Ia juga sadar bahwa PPKM Darurat ini sangat memukul perekonomian di Surabaya, khususnya masyarakat golongan ekonomi mikro seperti para PKL. Sebab, mereka kadang bekerja hari ini untuk makan besok. Apalagi, saat ini mereka diperbolehkan berjualan tapi tidak boleh menyediakan kursi atau tidak boleh makan di tempat, sehingga pembelinya hanya boleh bungkus. “Tentu itu sangat mempengaruhi jumlah konsumen mereka, pasti pendapatannya juga menurun,” imbuhnya.

Makanya, ia pun meminta jajarannya untuk menyisihkan rejeki seikhlasnya dalam membantu PKL ini. Hasil dari urunan itu dikumpulkan lalu dibelikan sembako berupa beras, minyak goreng dan juga telur. Ia memastikan bahwa edukasi dan pemberian bantuan itu dilakukan siang malam oleh jajaran Satpol PP beserta instansi lainnya.

“Kita sudah mulai kemarin dan insya Allah ini akan terus kita lanjutkan kedepannya supaya lebih banyak lagi warga yang sadar akan pentingnya mentaati peraturan dalam PPKM Darurat ini, supaya pandemi Covid-19 di Kota Surabaya ini bisa segera berakhir,” pungkasnya. Alq

 

Berita Terbaru

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dalam rangka mengejar target eliminasi tuberkulosis (TBC) pada 2030, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus menggelar screening TBC…

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana mengoptimalkan penyesuaian pemanfaatan bantuan yang diberikan Rp8 juta pertahun untuk…

Harga Komoditas Cabai dan Tomat di Jombang Meroket, Dampak Cuaca Ekstrem

Harga Komoditas Cabai dan Tomat di Jombang Meroket, Dampak Cuaca Ekstrem

Rabu, 23 Sep 2026 14:27 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jombang dalam beberapa pekan terakhir, memicu kenaikan sejumlah komoditas harga cabai…