Tersebar Kabar, Indonesia akan Impor Dokter dari China, tapi Ditolak IDI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dokter saat menangani pasien Covid-19.
Dokter saat menangani pasien Covid-19.

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Beberapa dokter di Rumah sakit swasta Jakarta, mulai mempersoalkan rencana impor dokter dari luar negeri, khususnya china.

“Heran juga, kok tiba-tiba ada isu pemerintah akan datangkan dokter china. Dan ini terus menggelinding. Ini TKA. Apa ini bagian dari UU Cipta Kerja. Menkes, yang habis setujui vaksin berbayar, harus kita mintai klarifikasi kabar impor dokter dari luar negeri,” kata seorang dokter spesialis Jantung yang berpraktik di Siloam Jakarta, Senin siang tadi (19/7).

Sementara itu Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Moh. Adib Khumaidi, langsung menanggapi. IDI menilai Indonesia belum membutuhkan dokter dari luar negeri, karena sumber daya di dalam negeri masih cukup untuk menangani masalah kesehatan dalam pandemi COVID-19.

“Kita belum butuh dokter dari luar negeri. Kita masih mampu,” ujar Adib dalam diskusi media via daring yang digelar PB IDI, dikutip Senin tadi (19/7/2021).

Menurut Adib, saat ini hanya perlu ada pola pemberdayaan para dokter termasuk memetakan di mana saja mereka, kompetensi dan apa saja dibutuhkan, baik itu dokter umum maupun spesialis.

Adib berharap sumber daya manusia yang tersedia akan terus mampu mencukupi kebutuhan dalam pelayanan kesehatan.

Kemudian, ketimbang mendatangkan dokter dari luar, Indonesia membutuhkan obat-obatan, alat kesehatan dan oksigen yang pasokannya bisa dipenuhi dari luar negeri.

“Yang kita butuhkan sekarang obat, alat kesehatan, oksigen. Tiga hal itu yang saya kira perlu ada support dari luar. Tetapi kalau terkait SDM sampai saat ini mudah-mudahan kita masih mampu terus,” tutur Adib.

Terkait angka kasus, Adib mencatat adanya kenaikan kasus aktif seperti dalam waktu sebulan terakhir dari semula 6 persen pada Juni lalu menjadi 18 persen bulan.

Hal ini menunjukkan pertambahan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat maupun isolasi mandiri.

Menurut dia, kenaikan kasus aktif ini menunjukkan beban tenaga kesehatan dan layanan yang semakin berat. Bila angka terus naik, sistem kesehatan bisa kolaps.

“Parameternya sudah jelas, pada saat penumpukan pasien di UGD, penambahan kapasitas sampai membuka tenda di rumah sakit, maka kondisinya saat ini dengan keterbatasan fasilitas tempat tidur, kemudian (pasokan) oksigen yang kurang, kebutuhan obat dan alat kesehatan,” kata Adib.

“Kondisi ini yang saya kira functional colapsnya sudah terjadi tetapi kita tidak bisa menyatakan secara general. Kalau mau bicara general kita harus punya mapping,” sambung dia.

Adib mengatakan, pemerintah daerah sebaiknya aktif melakukan pemetaan fasilitas kesehatannya baik itu dari sisi supply dan demand, kemampuan melayani pasien hingga kebutuhan sumber daya dokter.

Jumlah dokter anggota IDI saat ini sudah mencapai 110.000 orang. Terdiri dari 85 ribu dokter umum dan 25 ribu dokter spesialis. Ratio kebutuhan dokter terhadap jumlah penduduk adalah 1:3.000. Artinya satu dokter melayani 3.000 penduduk. (er/kur/rmc)

Berita Terbaru

Perkuat Akuntabilitas Pembangunan Daerah, Pemkot Mojokerto Gelar Diklat Reviu Pembangunan Daerah dan Dokumen Keuangan

Perkuat Akuntabilitas Pembangunan Daerah, Pemkot Mojokerto Gelar Diklat Reviu Pembangunan Daerah dan Dokumen Keuangan

Kamis, 15 Okt 2026 06:07 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 06:07 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Diklat Reviu Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah dan Dokumen Keuangan Daerah di  Lokasi …

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mendapatkan restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu, (…

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Indonesia menargetkan perluasan konektivitas pembayaran QRIS ke Hong Kong, Timor-Leste, dan Arab Saudi, dengan sejumlah pengembangan teknis d…

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih peringkat 10 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026 sebagai BUMN dengan layanan terbaik, yang d…

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tim kuasa hukum tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) Don Ritto memprotes dakwaan yang disampaikan jaksa penuntut umum…

Jalan Kunti Digedor, Belasan Orang Diamankan!

Jalan Kunti Digedor, Belasan Orang Diamankan!

Kamis, 15 Okt 2026 00:50 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Operasi pemberantasan narkoba di kawasan Jalan Kunti, Surabaya, terus berlanjut. Polda Jawa Timur bersama petugas gabungan m…