Isi Ulang Oksigen RS, Surabaya Pakai Sistem Jemput Bola

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Pemkot Surabaya memfasilitasi isi ulang oksigen dengan melakukan jemput bola dari stasiun pengisian dan mentransfernya ke tabung-tabung milik rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan. SP/ANT/ SYIFA YULINNAS
 Pemkot Surabaya memfasilitasi isi ulang oksigen dengan melakukan jemput bola dari stasiun pengisian dan mentransfernya ke tabung-tabung milik rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan. SP/ANT/ SYIFA YULINNAS

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sebagai langkah percepatan dalam memenuhi kebutuhan oksigen di fasilitas kesehatan di Kota Pahlawan. Pemerintah Kota (Pemkot)Surabaya memfasilitasi isi ulang oksigen untuk kebutuhan medis yakni dengan melakukan jemput bola dari stasiun pengisian dan mentransfernya ke tabung-tabung milik rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat lainnya.

Langkah ini diambil agar mempermudah rumah sakit dan mampu memenuhi ketersediaan oksigen bagi warga yang sedang menjalani perawatan. "Jadi di setiap rumah sakit itu ada tabung-tabung oksigen yang telah disiapkan," kata Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, kemarin.

Transfer atau pengisian ulang oksigen, kata Febri, di antaranya dilakukan di Asrama Haji, Rumah Sakit Lapangan Tembak, RSUD dr. Soewandhie, RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH), hingga fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat di Medokan Ayu dan Simomulyo.

Dia menyebut, ada sekitar 200 tabung oksigen yang setiap harinya dilakukan pengisian ulang. "Itu kira-kira kita melayani dengan 9 unit pick up on call. Sekitar 200-an tabung lebih setiap harinya," ujar Febri.

Berdasarkan Data Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Surabaya, pada 20 Juli 2021 ada 207 tabung oksigen ukuran besar atau 6 meter kubik yang diisi ulang. Sedangkan untuk ukuran kecil atau 1 meter kubik, ada 45 tabung oksigen yang dilakukan pengisian ulang.

Febri menyebut, khusus RSUD BDH, pengisian ulang tabung oksigen dilakukan dua kali jalan atau dua rit. Itu dikarenakan jumlah tabung oksigen yang dimiliki Pemkot Surabaya untuk melakukan transfer terbatas. "Karena memang terbatas tabungnya. Misalkan, ambil 40 (tabung) nanti kemudian balik lagi (mengisi) yang kosong lagi," kata dia.

Menurut Febri, pemkot juga menyediakan tabung oksigen di RSLT karena tingginya kebutuhan oksigen di sana. Apalagi saat ini RSLT tak hanya digunakan untuk merawat pasien tanpa gejala dan gejala ringan, tapi juga pasien dengan saturasi oksigen di bawah 80 persen.

"Karena prediksinya kemarin sebenarnya RSLT untuk pasien OTG dan gejala ringan. Tapi ternyata yang masuk di sana, kategori saturasinya sudah di bawah 80 persen," ujarnya.sb3/na

Berita Terbaru

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …

Istri Sah Bagus Baru Tahu Suaminya Nikah Siri Dua Tahun, Terungkap pada 10 Oktober‎

Istri Sah Bagus Baru Tahu Suaminya Nikah Siri Dua Tahun, Terungkap pada 10 Oktober‎

Senin, 02 Nov 2026 15:39 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha Amalia Iflahah, istri sah Dwi Bagus Martono, mengaku baru mengetahui suaminya memiliki istri siri yang telah dinikahi selama d…

Pemkot Surabaya Target 5 Rumah Pompa Baru Siap Beroperasi 1 Desember 2026

Pemkot Surabaya Target 5 Rumah Pompa Baru Siap Beroperasi 1 Desember 2026

Senin, 02 Nov 2026 15:33 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - menjelang musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengebut penyelesaian lima rumah pompa baru, yang ditargetkan mulai…