RSUD Ngawi Punya Generator Oksigen Terbesar di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
dr Ganis Kurniawan saat di ruang generator oksigen RSUD dr Soeroto, Ngawi.SP/BO/ RSUD Ngawi 
dr Ganis Kurniawan saat di ruang generator oksigen RSUD dr Soeroto, Ngawi.SP/BO/ RSUD Ngawi 

i

SURABAYAPAGI, Ngawi  - RSUD Ngawi mempunyai generator oksigen dan disebut sebagai yang terbesar di Jawa Timur. Generator oksigen yang digunakan RSUD Ngawi memiliki kapasitas produksi mencapai 500 liter per menit.

"Kapasitas itu, apabila dikonversikan dalam bentuk tabung, mampu memproduksi 100 tabung dalam 24 jam." ujar Kasi Pelayanan RSUD dr Soeroto Ngawi Ganis Kurniawan , Rabu (8/9/2021).

Kendati demikian, generator oksigen senilai miliaran rupiah itu belum dioperasikan. Petugas pengoperasiannya saat ini baru melakukan pelatihan untuk beberapa waktu kedepan.

"Belum jalan, baru uji fungsi seminggu yang lalu, saat ini baru pelatihan untuk SDM yang akan mengoperasikan generator oksigen tersebut," ujarnya.

Dikatakan Ganis, dengan adanya generator oksigen tersebut, sebagai langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan pasien Covid-19 seperti beberapa waktu lalu. Selain itu, generator oksigen juga akan digunakan untuk perawatan pasien non Covid-19 di RSUD Ngawi.

Fungsi generator oksigen di RSUD Ngawi, dijelaskan Ganis, alat tersebut akan memproduksi oksigen dengan konsentrasi hingga 93 persen. Oksigen didapat dari udara bebas yang akan dikelola sedemikian rupa, hingga mencapai konsentrasi yang sudah ditentukan.

"Membuat oksigen sendiri, prinsipnya udara bebas di luar itu diisap dengan alat ini, kemudian diproses hingga konsentrasi mencapai 93 persen," jelasnya.

Sementara itu, saat disinggung mengenai biaya produksi untuk satu harinya, pihaknya mengaku belum bisa memastikan kebutuhan biaya produksi per harinya. Malahan, dikatakan Ganis, tidak ada perbedaan yang signifikan antara memproduksi dengan membeli tabung oksigen seperti sebelumnya.

"Sebenarnya kita memproduksi sendiri dengan beli tidak ada bedanya. Bedanya kita punya bargaining position dengan memiliki alat generator oksigen tersebut, selain itu posisi kita juga akan aman apabila sewaktu-waktu terjadi lonjakan seperti bulan Juni-Juli lalu," pungkas Kasi Pelayanan RSUD Ngawi tersebut. ng1/na

Berita Terbaru

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Sejak Tahun 2022, Puan Maharani Umumkan Ketum DPP PDIP Megawati Baru akan Hadir jika PDIP Gelar Acara-acara Besar dan Penting. Puan Akui Megawati Tugaskannya…

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan 'kebakaran' saat pembukaan perdagangan pekan depan pada Senin esok (2/2). Menurut…

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…

Orang-orang Curang

Orang-orang Curang

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut Alkitab, orang-orang yang curang adalah mereka yang melakukan ketidakjujuran dalam berdagang (menggunakan timbangan…