Pasien Covid-19 yang Dirawat Mulai Menurun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana RSUD dr Soetomo Kamis (22/7/2021) kemarin berbeda dengan awal Juli 2021. Sempat meluber-luber hingga halaman depan. Kemarin, halaman depan terlihat disterilisasi. Dari informasi, pasien dipindah ke gedung parkir. SP/Anggadia
Suasana RSUD dr Soetomo Kamis (22/7/2021) kemarin berbeda dengan awal Juli 2021. Sempat meluber-luber hingga halaman depan. Kemarin, halaman depan terlihat disterilisasi. Dari informasi, pasien dipindah ke gedung parkir. SP/Anggadia

i

Tapi IGD dan ICU Masih Penuh

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021, ternyata terjadi penurunan jumlah pasien yang dirawat di beberapa rumah sakit di Surabaya. Bahkan, Wali Kota Eri Cahyadi juga menyebut, kasus Covid-19 di Surabaya juga berangsung menurun dalam sepekan. Namun, penurunan itu belum signifikan.

Rata-rata jumlah pasien yang menurun di angka 1–5 persen. Salah satunya adalah di RS Husada Utama (RSHU) Surabaya. Selama dua pekan PPKM Darurat, jumlah pasien Covid-19 menurun sebesar 3–5 persen.

”Sejak awal PPKM darurat, 2 minggu ini, pasien memang masih banyak, tapi sudah mulai berkurang sedikit. Yah berkurang 3-5 persen. Sebab saat ini IGD dan ICU masih penuh,” ujar Dirut RSHU Didi Dewanto pada Kamis (22/7/2021).

Maka itu, Didi mendukung dengan perpanjangan masa PPKM Darurat yang berubah nama menjadi PPKM Level 4 hingga 25 Juli 2021 mendatang.

”Lebih baik PPKM diperpanjang dulu. Jadi nanti pasien Covid-19 bisa berkurang. Yang penting mobilisasi warga dikurangi, treatment dan tracing dijalankan, pasti akan turun,” harap Didi.

Hal yang sama terjadi di RS PHC Surabaya. Jumlah pasien Covid-19 di sana menurun 1–2 persen. Meski menurun, jumlah keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) masih 90 persen. ”Jumlahnya selama PPKM mulai 3–21 Juli sampai dengan saat ini tingkat keterisian bed RIK (ruang isolasi khusus) masih belum mengalami penurunan signifikan,” kata Humas PHC Surabaya Irfan Prayogo saat dihubungi Surabaya Pagi melalui telepon, Kamis (22/7/2021).

 

Belum Signifikan

Selama PPKM darurat dijalankan, persentase BOR dapat naik turun atau dinamis. Hal tersebut karena beberapa kondisi. Di antaranya, pasien yang keluar dan masuk dalam waktu singkat. Dari catatan, turunnya angka pasien bisa terlihat dari daftar tunggu. ”Waiting list menurun. Sebelum PPKM darurat, waiting list IGD ada 15–25 pasien. Sekarang 6–10,” beber Irfan.

Namun, hal berbeda disampaikan RS Royal Surabaya. Jubir Covid-19 RS Royal Surabaya Dewa Nyoman Sutanaya menjelaskan, belum ada perubahan signifikan selama dua pekan PPKM darurat dijalankan.

”Masih tetap penuh. Masih banyak (pasien) yang terpaksa ditolak. Karena supply oksigen tidak aman. IGD masih ada yang kosong. Tapi fluktuatif (bisa penuh sewaktu-waktu),” tutur Dewa Nyoman Sutanaya.

Bahkan, ruang ICU juga penuh. ”Kebanyakan pasien yang datang dalam keadaan berat dan butuh oksigen, kebanyakan begitu, saturasinya turun semua,” ucap Dewa Nyoman Sutanaya.

 

RSUD Soetomo Kelebihan Kapasitas

Hanya saja, berbeda dengan RSUD dr Soetomo. Sebagai rumah sakit rujukan utama di Jawa Timur, pasien Covid-19 yang di rawat di rumah sakit milik Pemprov Jatim ini kelebihan kapasitas hingga 2 kali lipat.

Dari kapasitas 270 tempat tidur, RSUD Dr. Soetomo kini merawat 676 pasien, sementara masih ada 57 pasien covid 19 lainnya yang masih menunggu perawatan.

"Pagi ini (Kamis, red) ada 592, belum di UGD ada 84. Gak cukup. Apalagi ini masih ada yang menunggu. Jadi berapapun ditambah tempat tidur, gak cukup, Jelas gak cukup ini," kata dr Joni Wahyuhadi, saat dikonfirmasi, Kamis (22/7/2021).

Maka itu, lanjut Joni, RSUD Dr. Soetomo berupaya mengatasi lonjakan jumlah pasien, salah satunya mengubah gedung parkir menjadi ruang perawatan berkapasitas 200 pasien.

Penambahan ruang High Care Unit (HCU) dan Intensive Care Unit (ICU) yang baru ini terletak di zona parkir A level 3, yakni lantai 3,4 dan 5. Lebih lanjut, meski kapasitas RS terus ditambah, upaya ini juga harus diiringi dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi. ang/cr5/rmc

Berita Terbaru

Pemkab Pasuruan -DPRD tanda tangani Perda NON APBD

Pemkab Pasuruan -DPRD tanda tangani Perda NON APBD

Selasa, 19 Mei 2026 09:25 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 09:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM : DPRD bersama Pemkab Pasuruan resmi menyepakati pengesahan 3 Peraturan Daerah (Perda) Non-APBD Tahun 2026 dalam Rapat Paripurna Keempat di…

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo – Kasus dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan anak di bawah umur kembali mengguncang institusi pendidikan keagamaan. Kali ini, s…

Ketua Komisi CDPRD Apresiasi Gerak Pemkot Pemulihan Taman Kota

Ketua Komisi CDPRD Apresiasi Gerak Pemkot Pemulihan Taman Kota

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Surabaya Pagi  – Pergelaran Surabaya Vaganza, pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya yang berlangsung pada Sabtu malam (16/5) kemari , mendapat ta…

Perang Suku di Wamena, 13 Tewas, Gubernur Disangkutkan

Perang Suku di Wamena, 13 Tewas, Gubernur Disangkutkan

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI : Perang suku di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mencekam hingga memakan korban jiwa. Dilaporkan 13 orang tewas dalam peristiwa…

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah pesawat tempur dilengkapi persenjataan ke TNI untuk memperkuat alusista Indonesia khususnya dalam…

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Saat azan Maghrib berkumandang pada Minggu (17/5/2026) Waktu Arab Saudi. Dari puncak Makkah Clock Tower, cahaya hijau terang memancar menembus…