Sukses Berbisnis Sektor Properti di Tengah Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agung Nugroho. SP/ KDS
Agung Nugroho. SP/ KDS

i

SURABAYAPAGI.com, Kudus - Bermodalkan pinjaman uang dari kantor senilai Rp 60 juta, Agung Nugroho memutar otak untuk berbisnis di sektor properti. Uang tersebut ia coba investasikan untuk membeli tanah kavling di pinggiran kota dan kini sukses memiliki 32 unit rumah yang dijual.

Setelah tujuh bulan, akhirnya ia mencoba beriklan melalui daring. Tak lama, akhirnya tanah kavling tersebut laku terjual Rp 105 juta. ”Cukup menggiurkan, akhirnya ketagihan dan nyaman,” ujarnya.

Kemudian pada 2018, mencoba tantangan dengan menjual properti dalam bentuk rumah. Usahanya tersebut langsung sukses dengan menjual enam unit rumah komersial di daerah Sambak Purwodadi. Hanya dalam kurun waktu 10 bulan.

Akhirnya berlanjut proyek-proyek kecil yang lain, hingga pada 2020 ketika awal pandemic dengan konsep cluster yang diberi nama Cluster Taman Asteria. Di cluster Asteria ia membuat 14 unit. Konsep cluster tersebut membuatnya banyak belajar dan nyaris putus asa di tengah jalan.

Tak mudah, bisnisnya terus berkembang dengan beberapa diversifikasi usaha di bawah naunganUripagungland yang meliputi; flipper property, general contractor, manajemen pembangunan, design interior & property agent.

Ia pun sempat tidak percaya jika ternyata mampu, apalagi sampai dengan saat ini masih menjalani pekerjaan fulltime sebagai banker di salah satu bank daerah. Percayalah dengan proses, apa yang dibangun dari nol akan memberikan pelajaran berharga di masa depan.

”Saya ingin memberikan gambaran positif tetang entrepreneurship, apapun bidangnya. Percayalah modal itu nomor sekian. Amanah customer adalah kunci utama bisnis dan jangan serakah. Selain harus merencanakan bisnis dengan baik, yang terpenting harus berani memulai,” paparnya.

Bahkan, basik hukum yang dimilikinya. Dimanfaatkan untuk memperluas jaringan. ”Waktu itu S1 ambil Hukum Unness. Kemudian lanjut S2 Magister Kenotariatan Unissula. Saat ini menempuh pendidikan S3 Doktor Ilmu Hukum Unissula. Setelah lulus ingin bisa jadi konsultan,” paparnya. Dsy3

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…