Sulap Limbah Kulit Kelapa Menjadi Cocopeat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agus saat mengolah limbah kulit kelapa menjadi cocopeat. SP/ JBG
Agus saat mengolah limbah kulit kelapa menjadi cocopeat. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Agus Winarno sangat menggemari bercocoktanam, salah satunya cocopeat. Cocopeat sendiri merupakan nama lain dari serbuk serabut kelapa. Cocopeat dimanfaatkan sebagai media tanam hidroponik sebagai pengganti media tanah.

Dirinya membuat cocopeat berawal saat melihat limbah kulit kelapa tidak terpakai di tetangganya. Pemiliknya kebingungan mau dibuang kemana limbah kulit kelapa tersebut.

"Akhirnya saya mencoba membuat cocopeat untuk media tanam bonsai kelapa saya. Dan ternyata, coco fibernya juga bermanfaat," katanya.

Soal produksi, Agus menggunakan dengan mesin kecil. Dalam sehari, produksi cocopeat hanya tiga karung. Sedangkan untuk coco fiber, sehari dua karung besar.  "Untuk bahan baku limbah kulit kelapa, saya membeli. Satu karung besar saya beli seharga Rp 5 ribu. Itu kalau diproses dan diuangkan, menjadi sekitar Rp 500 ribu," tandasnya.

Agus menerangkan, pengaruh meningkatnya permintaan, salah satunya karena sekarang musim banyaknya orang yang hobi bercocoktanam bunga dan sejenisnya, terutama pada potnya.

"Satu karung besar bisa menjadi sekitar 50 pot lebih. Untuk harga pot yang sudah jadi Rp 12 ribu. Untuk coco fiber, dikantong ukuran 2 kilogram isi 1 ons, harganya Rp 5 ribu rupiah," terangnya.  

Sedangkan Cocopeat, lanjut Agus, kantong 2 kilogram isi 4 ons, dijual dengan harga Rp 4 ribu. Penghasilan Agus dalam satu bulan dalam penjualan pot, rata-rata sekitar Rp 4 juta.  "Itu belum termasuk penjualan dari cocopeat dan coco fibernya. Kalau total secara keseluruhan, dalam satu bulan saya dapat menghasilkan Rp 7-8 juta," pungkasnya. dsy6

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…