82 Persen Warga Kota Mojokerto Sudah Tercover Bansos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Data Demografis penerima bantuan di Kota Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti
Data Demografis penerima bantuan di Kota Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Sebanyak 82 persen kepala keluarga (KK) di Kota Mojokerto tercover berbagai jenis bantuan sosial (bansos) di tahun 2021 ini. Bahkan, Pemkot Mojokerto kini kebingungan untuk mencari target sasaran keluarga penerima manfaat (KPM) dari ribuan paket bansos yang tersisa.

Pasalnya, sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4, Kota Mojokerto kembali mendapatkan gelontoran tambahan bansos dari pemerintah pusat hingga pemerintah provinsi Jawa Timur (Jatim).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengungkapkan, dari total 46.041 KK penduduk se-Kota Mojokerto, sebanyak 38.024 KK telah tercover bansos. ”Artinya, sudah 82,59 persen KK di Kota Mojokerto yang mendapat bantuan sosial,” terangnya usai menerima 15 ton beras dari Kemensos, di Kantor Dinsos P3A Kota Mojokerto, Rabu (28/7/2021).

Cakupan bantuan tersebut berasal dari APBN, APBD Jatim, APBD Kota Mojokerto, Baznas Kota, maupun yang diperoleh dari corporate social responsibility (CSR) di tahun ini. Ning Ita, sapaan akrab wali kota mengatakan, selain jenis bantuan yang disalurkan rutin bulanan, perluasan bansos itu juga menyasar kelompok warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Bahkan, sejak diberlakukannya PPKM sebanyak tiga jilid di Kota Mojokerto, alokasi bansos dari pemerintah pusat hingga pemprov terus berdatangan. Akibatnya, pemkot harus melakukan pendataan untuk menyalurkan bansos kepada warga yang benar-benar membutuhkan. ”Kami sampai kebingungan untuk mencari sasaran penerima lagi. Karena hampir semua warga yang membutuhkan maupun yang terdampak Covid-19 dan PPKM sudah kita bantu semuanya,” ulasnya.

Terlebih, sesuai regulasi pemerintah, bensos tidak boleh tersalurkan secara ganda atau dobel penerimaan. Sehingga, papar Ning Ita, bansos harus didistribusikan bagi warga yang belum tercover bantuan sama sekali.

Karena itu, wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini meminta Dinsos P3A untuk kembali melakukan penyisiran sesuai by name by address (BNBA) warga yang belum mendapat bantuan. Sehingga, harap dia, bansos bisa disalurkan kepada warga yang berhak. ”Untuk itu, bagi warga Kota Mojokerto yang merasa belum tercover bansos bisa langsung melaporkan ke Dinsos P3A Kota Mojokerto agar bantuan bisa segera kita salurkan,” tegasnya.

Jenis bansos yang diterima warga Kota Mojokerto di 2021 ini meliputi BPNT APBN non-PKH sebanyak 2.746 KPM dan BPNT APBN PKH sejumlah 2.603 KPM. Selain itu, Pemkot Mojokerto juga mengalokasikan BPNT APBD kepada 2.500 KPM.

Sejak pandemi, sebanyak 11.874 KPM juga mendapat bantuan sosial tunai (BST) dari Kemensos. Sedangkan 9.326 KPM terdampak Covid-19 juga dijatah bansos sembako dari Pemkot Mojokerto. Sementara itu, sebanyak 1.975 warga yang terpapar virus korona juga dibantu kebutuhan pangan berupa sembako dan makanan siap saji kepada 491 warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Selama penerapan PPKM, pemkot juga menyalurkan bansos kepada warga terdampak. Antara lain sebanyak 1.000 paket bantuan dari CSR dan 1.000 paket dari Baznas Kota Mojokerto yang disalurkan kepada warung kecil, PKL, hingga UMKM.

Ning Ita menyebut saat ini pihaknya masih mencari sasaran penerima bantuan sebanyak 1.500 KPM. Masing-masing terdiri dari Bansos PPKM Pemprov Jatim sebanyak 1.000 sasaran dan 500 KPM dari total kuota Bansos untuk pekerja informal sebanyak 1.000 KPM.

Di luar jenis bantuan tersebut, sejauh ini Pemkot Mojokerto juga mendistribusikan bansos kepada 2.738 KPM. Yakni berupa bantuan sembako kepada 600 tukang becak, uang tunai Rp 300 ribu untuk 300 penyandang disabilitas, uang tunai Rp 500 ribu kepada 1.467 lansia kurang mampu, serta bantuan tunai Rp 1 juta sebanyak 347 anak yatim. dwi

Berita Terbaru

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Memaknai Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang diperingati setiap 4 September, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur d…

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Skor kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Madiun meningkat dalam evaluasi nasional. Meski demikian, Bupati Madiun H…

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Ubaidillah, menilai pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan …

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Setelah proses pembangunan jembatan selesai, kini kendaraan besar dapat kembali melewati Jembatan Buk Wedi di Kota Pasuruan mulai…

Pemkab Bojonegoro Sediakan Ruang Publik Modern Alun-alun Sisi Utara

Pemkab Bojonegoro Sediakan Ruang Publik Modern Alun-alun Sisi Utara

Senin, 07 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Dalam mewujudkan delapan fasilitas publik modern yang ramah untuk masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro masih…

Warga Surabaya Ramai Berburu Ikan Mabuk di Jembatan Jagir, Arus Lalin Tersendat

Warga Surabaya Ramai Berburu Ikan Mabuk di Jembatan Jagir, Arus Lalin Tersendat

Senin, 07 Sep 2026 15:05 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini sejumlah warga ramai-ramai berburu ikan mabuk di bawah sungai Jembatan Jagir Wonokromo, Surabaya. Banyaknya warga…