Dipaksa Pulang dan Dicoret di Olimpiade Tokyo 2020

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Atlet Belarus, Krystsina Tsimanouskaya saat disuruh pulang dari Olimpiade Tokyo 2020. SP/ Olimpiade Tokyo
Atlet Belarus, Krystsina Tsimanouskaya saat disuruh pulang dari Olimpiade Tokyo 2020. SP/ Olimpiade Tokyo

i

SURABAYAPAGI.com, Tokyo - Atlet Belarus, Krystsina Tsimanouskaya harus dipaksa pulang dari Olimpiade Tokyo 2020 lantaran yang harusnya ia dijadwalkan turun di nomor lari 200 meter. Namun, timnya punya rencana lain dan memasukkannya dalam tim estafet nomor 4x400 meter. Ia mengkritik dan protes, tapi kemudian malah dicoret tim di Olimpiade Tokyo 2020.

Pejabat timnya mendatangi Kampung Olimpiade dan memerintahkannya untuk mengemasi barang-barangnya. Ia disuruh pulang ke Belarusia. Sementara itu, Tsimanouskaya menolak untuk pulang ke negaranya. "Saya tak akan kembali ke Belarus," ucap Tsimanouskaya, Selasa (3/8/2021).

Komite Olimpiade Belarus, dalam pernyataan resmi, menyebut pelatih memutuskan menarik Tsimanouskaya dari Olimpiade karena rekomendasi dokter tentang aspek psikologis sang atlet.

Peristiwa Tsimanouskaya yang menolak pulang ini kemudian menarik perhatian banyak pihak. Dalam perkembangan terkini, Polandia lalu memberikan visa bagi Tsimanouskaya.

"Dia akan terbang dari Tokyo, dengan penerbangan langsung, menuju Warsawa pada 4 Agustus," ucap Aleksandr Opeykin, Ketua Belarusian Sports Solidarity Foundation.

"Dia sudah menerima visa Polandia hari ini (Senin). Kami membantunya mencarikan tiket menuju Warsawa," kata Opeykin menambahkan.

Opeykin juga yakin bahwa Tsimanouskaya bakal melanjutkan kariernya dengan mengajukan suaka ke negara lain.

"Dia adalah atlet muda, sukses, dan tentu dia ingin melanjutkan karier. Jadi dia butuh bantuan untuk terus berlatih dan mengembangkan diri," tutur Opeykin.

Sementara suaminya, Arseni Zdanevich, juga meninggalkan Belarusia dan pindah ke Ukraina. Para pejabat telah mengkonfirmasinya.

Adapun Wakil Menteri Luar Negeri Polandia, Marcin Przydacz, melalui Twitter mengumumkan bahwa Timanovskaya telah diberikan visa. Mereka mengaku memberi bantuan dengan alasan solidaritas dan mendukung karier profesionalnya.

"Polandia akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk membantunya melanjutkan karir olahraganya. (Polandia) selalu berdiri untuk solidaritas," cuitnya di Twitter. Dsy14

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…