Pesenam Rusia yang Sabet 3 Medali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pesenam Rusia, Nikita Nagornyy, beraksi di Olimpiade Tokyo 2020. SP/ Reuters
Pesenam Rusia, Nikita Nagornyy, beraksi di Olimpiade Tokyo 2020. SP/ Reuters

i

SURABAYAPAGI.com, Tokyo - Pesenam putra Rusia, Nikita Nagornyy tampil mempesona dan mampu merebut tiga medali di Olimpiade Tokyo 2020. Pesenam berusia 24 tahun itu memenangkan medali emas di nomor beregu putra.

Kemudian, Nagornyy mendapatkan medali perunggu di nomor pertandingan semua alat pada pekan lalu. Pada 2 Agustus 2021, dia pun menambah satu medali perunggu dari nomor pertandingan palang sejajar. Laga ini menjadi yang terakhir kali dilombakan di senam artistik Olimpiade Tokyo 2020.

Namun, ditengah kebahagiaannya tersebut, Nikita Nagornyy juga berjuang melawan sakit batu ginjal. "Saya sudah mulai merasakan masalah kesehatan ini setelah (lomba nomor) semua alat," kata Nagornyy, Rabu (4/8/2021).

“Kami kira ada batu ginjal. Sudah diketahui sebelum Olimpiade ini, tapi tak bergerak dan diputuskan pindah ke sini. Saya mengalami kolik, demam. Sakit ini membuat Anda tak bisa tidur, demam Anda naik turun," papar dia.

Tak ayal, aksinya mengundang decak kagum dan menarik perhatian. Nikita Nagornyy sendiri diketahui merupakan salah satu atlet senam andalan Rusia. Atlet kelahiran Rostov Oblast 12 Februari 1997 itu sudah mulai berkecimpun ke olahraga ini senam pada usia 6 tahun.

Nagornyy mendapat dorongan dari neneknya untuk terjun ke cabor ini. Sebagai pesenam profesional, dia pun pun idola. Sosok pesenam favoritnya adalah Alexei Nemov.

Selama berkarier di duia senam, Nagornyy sukses menorehkan prestasi gemilang. Selain tiga medali di Olimpiade Tokyo 2020, dia juga merebu medali emas di kejuaraan dunia. Hal itu tepatnya diukir kala turun di kelas tim dan individu pada Kejuaraan Dunia 2019 yang berlangsung di Stuttgart.

Di luar aktivitasnya sebagai atlet, Nagornyy kerap menghabiskan waktu untuk membuat vlog yang ditayangkan di kanal YouTube pribadinya. Di balik kesuksesannya saat ini, neneknya paling punya jasa besar karena membuatnya menjadi sosok yang disiplin. Dsy15

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…