SMA Negeri 1 Purwosari Diduga Wajibkan Walimurid Beli Seragam Jutaan Rupiah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SMA Negeri 1 Purwosari yang diduga mewajibkan walimurid membeli seragam sekolah jutaan rupiah. SP/Her
SMA Negeri 1 Purwosari yang diduga mewajibkan walimurid membeli seragam sekolah jutaan rupiah. SP/Her

i

Belum Termasuk  Sumbangan untuk Uang Gedung dan SPP Bulanan

 

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Di tengah penerapan pembelajaran secara daring, SMA Negeri 1 Purwosari melakukan jual beli kain seragam sekolah sebesar Rp 1.700.000,-. Tak hanya menjual kain seragam dengan nilai yang terbilang besar saat masyarakat tengah terdampak pandemi, SMAN 1 Purwosari juga menetapkan biaya sumbangan untuk pembangunan kelas secara merata sebesar Rp 300.000 baik untuk kelas 1,2 hingga 3 serta pembayaran SPP sebesar Rp 100.000,-

Atas hal itu, SMA Negeri 1 Purwosari secara tak langsung tak mengindahkan instruksi Gubernur Jatim Khofifah terkait SPP Gratis.

Saat dimintai keterangan terkait penjualan seragam sekolah, dan sumbangan pembangunan kelas dan biaya SPP, pihak sekolah terkesan sulit untuk ditemui.

Sementara itu, saat Surabaya Pagi mencoba mengkonfirmasi hal tersebut ke Kepala Cabang Dinas SMA dan SMK Negeri se Kab Pasuruan dr Hj Indah Yudianingsi M.Pd pada Senin (2/8) kemarin tak bisa ditemui lantaran sedang ada kegiatan di luar.

Pada keesokan harinya (Selasa 3/8), Surabaya Pagi kembali mencoba mengkonfirmasi melalui sambungan seluler berjanji akan mengkonfirmasi pada Rabu (4/8).

Namun hingga Rabu (4/8) janji kepala cabang dinas SMA dan SMK untuk mengkonfirmasi terkait penjualan seragam sekolah sebesar Rp 1,7 jt; sumbangan pembangunan sebesar Rp 300 ribu dan SPP Rp 100 ribu hanya janji belaka. Her

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…