Sukses Bisnis Berbagai Alat Musik dari Bambu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Adang Muhidin. SP/ SBY
Adang Muhidin. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terinspirasi tingginya harga bambu di luar negeri saat dirinya menjadikan usaha pembuatan alat musik modern dan tradisional dari bahan baku bambu yang dikoordinir oleh Adang Muhidin kian kian meroket hingga mengantarkannya ke dunia bisnis yang sukses.

"Saya pernah di luar, harga bambu mahal tapi di Indonesia itu murah atau sangat tidak berharga. Saya di Eropa enam tahun, kuliah S2 di Jerman, saya liat bambu itu harganya okelah, pulang dari Jerman bukannya saya kerja tapi saya mengangkat kesenian dari bambu, meskipun ada tawaran pekerjaan tapi saya tolak," kata Adang.

Alat musik yang dihasilkan oleh Adang bersama anggota Indonesian Bamboo Community ini pun beragam serta memiliki nilai seni dan kreativitas yang tinggi. "Gitar bass, gitar melody, gitar ritem, biola, violin, kecapi bambu, perkusi bambu," tambahnya.

Pembeli alat musik dari bahan bambu ini pun lebih banyak berdatangan dari luar negeri seperti Prancis dan Jepang.

Meskipun banyak pesanan namun, ia menjelaskan bahwa saat ini masih mengalami keterbatasan karena kekurangan perajin dan peralatan mesin pembuat alat musik.

"Kita kan masih kekurangan perajin makanya kita mengadakan pelatihan. Jadi kita ngajarin ke semua orang. Kita banyak pesanan, cuma yang mengerjakan hanya 1 orang

Sementara untuk harga yang ditawarkan relatif terjangkau untuk ukuran alat musik yang sebagian besar bahannya dari bambu ini, yakni dari harga Rp 400.000 sampai Rp 2.000.000. Selain itu, biaya produksinya pun relatif terjangkau karena bahan baku diperoleh dengan mudah.

"Untuk buat biola bambu biaya produksinya hanya Rp 50 ribu tapi bisa laku Rp 400 ribu," imbuhnya.

Usaha yang dilakukan oleh Adang bersama Indonesian Bamboo Community tidak berhenti pada pembuatan alat musik. Namun Adang juga pernah tampil pada pertunjukan musik besar seperti Java Jazz dengan alat musik khasnya.

"Saya pernah main di Java Jazz, saya ambil dari anak jalanan. Kita cuma rekrut orang yang putus sekolah dan kita latif di Bandung," sambungnya.

Pada kesempatan itu, Adang memiliki impian untuk membuat piano yang berbahan dasar juga dari bambu. "Kalau ada support kedepan kita ingin buat piano dari bambu. Pianonya itu nantinya terbuat dari bambu. Kalau piano modal awal sampai Rp 40 juta," tutupnya. Dsy3

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…