'Orang Gila' Ambil HP di Konter Magetan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar rekaman CCTV saat pelaku mengambil HP.
Tangkapan layar rekaman CCTV saat pelaku mengambil HP.

i

SURABAYAPAGI.COM, Magetan - Video aksi pencurian HP di sebuah konter di Magetan mendadak viral di medsos. Bagaimana tidak, dalam rekaman CCTV berduarasi 49 detik itu, seorang pria berpenampilan seperti orang gila mengambil HP dari konter di Desa Banyudono Magetan.

Rekaman pencurian hp itu diunggah oleh sang pemilik konter ke media sosial dengan akun @muchliase. Ia menulis dan memberi himbauan kepada masyarakat khususnya yang rumahnya di pinggir Jalan Raya Magetan - Parang agar waspada.

'Waspadalah kalau kedatangan orang ini, entah beneran stres atau hanya pura - pura, harap selalu waspada. Terimakasih," tulisnya.

"Kejadiannya kemarin pagi di konter milik saya," ujar Ahmad Muchlis (28), warga Ngrini, Desa Banyudono, Kamis (5/8/2021).

Ia menceritakan, peristiwa pencurian bermula konternya kedatangan laki-laki misterius. Pemilik mengira jika pria misterius itu akan membeli hp atau pulsa.

"Tapi ternyata hanya pinjam korek saja. Sambil membawa uang di kresek tapi bercampur daun gitu uangnya," ujar dia.

Achmad menganggap jika pria itu memiliki gangguan jiwa. Karena itu dirinya kemudian tidak memperhatikan pria tersebut dan kemudian pergi ke belakang konter.

“Saya anggap orang gila, kemudian saya tinggal tidak saya perhatikan lagi hingga akhirnya orang tersebut pergi. Namun setelah orang tersebut pergi, sebuah handphone milik saya di etalase hilang. Saya buka CCTV, orang tadi sengaja mengambil hp dari etalase lalu pergi," terangnya.

Ia membenarkan jika rekaman CCTV itu sengaja ia unggah di Facebook agar warga Magetan dan sekitarnya lebih waspada dan kejadian serupa tidak terulang kembali. Diharapkan dengan ungahannya di medsos tersebut, masyarakat bisa berhati-hati jika menemui orang dengan ciri-ciri yang sama.

"Biar saja, saya tidak laporkan ke polisi. Nilai HP yang diambil tidak seberapa hanya Rp 50 ribu paling kalo dijual," pungkasnya.

 

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…