Alami Kerugian, Kini Jadi Miliader Grosiran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
M Fadil Readi. SP/ MDR
M Fadil Readi. SP/ MDR

i

SURABAYAPAGI.com, Madura - Salah satu pengusaha Madura pemilik Grosir Baju di Kota Bekasi, M Fadil Readi mampu meraih omzet hingga dua miliar per bulan. Namun tidak semudah itu. Sebelum mencapai puncak kesuksesannya, M Fadil sempat mengalami kerugian yang relatif besar.

Meskipun mengalami kerugian yang amat parah, tidak lantas memutus misinya di bidang enterpreneurship. Mereka kemudian menyiasatinya dengan bekerja di salah satu instansi dan perusahaan. Disitulah mereka mulai survive sehingga bisa bertahan hidup. Bahkan mereka kembali merintis usaha baru. 

Lalu pada Agustus 2018 bermodalkan akun media sosial seperti Facebook, TitTok, dan Instagram untuk menyisir target pasar di seluruh penjuru Indonesia. Selain itu Fadil tidak ragu-ragu untuk memberikan diskon besar-besaran kepada konsumennya. 

Dia bahkan menawarkan harga yang fleksibel sehingga konsumen dapat memilih varian harga. "Kami menawarkan harga yang fleksibel, untuk harga serian dan lusinan beda apalagi jika belinya permodel kodian, bisa jauh berbeda," katanya. 

Menurutnya roda usahanya semakin berlari cepat ketika menawarkan berbagai motif yang kekinian. Koleksi barang-barang terbarunya mengundang perhatian masyakarat untuk mampir di online shop-nya. 

"Kami selalu up to date, koleksi kami selalu baru. Selain itu kami bisa bantu carikan ongkir termurah sesuai dengan kota tujuan customer dengan catatan minimal berat paketnya 15 kilogram," cerita bapak dua anak ini. 

Dia juga menuturkan bahwa selama pandemi Covid-19 tidak merasakan dampak negatif dari konsumen. Justru nilai jual perharinya semakin meningkat. Pada saat itu pula ia membuka lowongan pekerjaan untuk mempercepat kegiatan bisnisnya. 

"Alhamdulillah kami tidak terkena dampak pandemi sebagimana dialami oleh pengusaha pada umumnya. Sebaliknya, usaha kami mengalami growth selama pandemi. Bahkan kami membuka lowongan kerja bagi yang minat," tuturnya. 

Tidak sampai disitu, ia juga menjalin kerjasama untuk memperlebar sayap bisnisnya. Mulai dari konveksi, dan jasa ekspedisi ke sejumlah daerah di Indonesia. Ia juga berani memberikan modal bagi masyarakat yang berniat merintis usaha baru. 

"Hingga saat ini kami bekerja sama dengan beberapa konveksi dan bahkan kami memodali konveksi tersebut untuk beli bahan, karena kadang mereka pengin sekali punya bisnis, tapi belum cukup modal," ungkapnya.

Ia pun berpesan khususnya generasi muda Madura untuk tidak pernah lelah berjuang untuk lebih baik dan bekerja keras. Ia juga meminta untuk mengenyampinkan rasa gengsi, dan mengabaikan cibiran orang.  Dsy1

 

Berita Terbaru

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Bangkalan – Mengawali bulan suci Ramadan dengan semangat berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk T…

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wali Kot…

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Berbagai program mulai jalan, meski banyak pekerjaan rumah yang menanti gebrakan bupati dan wakil bupati Lamongan, namun capaian…

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di  SDN 01 Klegen Kota Madiun menuai kritikan. Dengan anggaran yang disebut-sebut Rp. 8.000 hi…

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 disorot. Anggaran swa…

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mencatat sejumlah capaian strategis dalam satu tahun kepemimpinan jilid kedua Wali Kota Ika…