Wali Kota Madiun H. Maidi Kirab Pusaka Keliling Kota Madiun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Madiun H.Maidi saat Upacara pemberangkatan Kirab Pusaka.
Wali Kota Madiun H.Maidi saat Upacara pemberangkatan Kirab Pusaka.

i

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Wali kota Madiun H.Maidi  melaksanakan agenda kirab pusaka keliling kota Madiun dengan sangat sederhana, pasalnya masih dalam masa PPKM level 4. (11/8). 

Pusaka turun temurun leluhur Kota Madiun tersebut berupa tombak Sidhen Kayon, Gunungan dan Jangkung Amangkurat Emas , yang selalu di kirab saat bulan muharram tiba atau bulan suro pada kalender jawa.

Kirab pusaka hanya dihadiri oleh wali kota dan delapan kepala OPD serta beberapa tokoh budaya, itu pun dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Serta dilakukan setelah pukul 20.00 saat pemadaman PJU dengan maksud menghindari kerumunan warga. 

Rute kirab start dari rumah kediaman walikota H.Maidi di jl.Merpati menuju jl.Mayjen sungkono di lanjut Jl.A. Yani ke arah utara PG. Rejo Agung Baru dan selanjutnya lewat Jl.S .Parman ke selatan Jl.Salak putar ke Jl.Kemiri di teruskan ke Jl. Dr.Sutomo dan belok ke Jl.Pahlawan dengan berakhir finish di Rumah dinas wali kota.  

Wali Kota Madiun H. Maidi menyampaikan agenda kirab pusaka ini sebagai adat melestarikan budaya leluhur tanah Jawa, khususnya Kota Madiun. Dan juga upaya Pemerintah Kota Madiun bersama para tokoh budaya untuk mengusir pagebluk atau pandemi Covid-19 .

Menurutnya masyarakat Jawa sejak jaman dahulu telah terbiasa dengan persoalan kemiskinan, perang, bencana alam dan wabah penyakit, kemudian melakukan tirakat untuk melewatinya adalah hal yang biasa dialami dari masa ke masa.

“Pada bulan Suro banyak orang melakukan tirakat. Dalam penanggalan Islam atau Muharram banyak yang melakukan kegiatan keagamaan, seperti doa bersama. Kirab pusaka peninggalan ini juga sebagai salah satu ikhtiar menjauhkan dari bencana, sekaligus melestarikan budaya,” kata Wali Kota.

Wali Kota menambahkan sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan, para pemuka agama seperti Kyai, Ustadz, Pendeta, Romo dan Pastur telah melakukan doa bersama secara virtual untuk Kota Madiun, demikian juga penganut kepercayaan. Tentu saja doa-doa yang dilakukan harus disertai dengan usaha dan ikhtiar. Artinya, protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan.

“Dengan segala usaha yang telah dilakukan ini, mulai dari doa bersama secara virtual oleh Kyai, Ustadz, Pendeta, Pastur dan Romo hingga kirab pusaka, diharapkan bisa memberikan ketenangan kepada masyarakat. Dengan demikian, imun masyarakat akan naik dan bisa terhindar dari paparan Covid-19,” tambahnya.

Wali Kota berpesan kepada masyarakat untuk berjuang bersama memerangi pandemi Covid-19. Artinya, semua usaha telah dilakukan Pemerintah Kota Madiun, maka semuanya harus dibarengi dengan disiplin protokol kesehatan. Ani/ Aan

Berita Terbaru

Turunkan Angka Stunting Anak, Pemkab Madiun Optimalkan Bulan Timbang Serentak

Turunkan Angka Stunting Anak, Pemkab Madiun Optimalkan Bulan Timbang Serentak

Rabu, 12 Agu 2026 10:42 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mempercepat penurunan angka kekerdilan anak atau "stunting", Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur mengoptimalkan…

Lewat Program KRISNA, Pemkot Surabaya Tetapkan 26 Titik Belajar untuk Masyarakat

Lewat Program KRISNA, Pemkot Surabaya Tetapkan 26 Titik Belajar untuk Masyarakat

Rabu, 12 Agu 2026 10:32 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya untuk mendekatkan akses pendidikan kepada warga yang belum menuntaskan pendidikan formal, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Mobil Listrik Makin Banyak, Jalan Terancam? Fraksi PDIP DPRD Jatim Dorong Skema Pajak Baru

Mobil Listrik Makin Banyak, Jalan Terancam? Fraksi PDIP DPRD Jatim Dorong Skema Pajak Baru

Rabu, 12 Agu 2026 10:11 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 10:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Percepatan penggunaan kendaraan listrik di Jawa Timur dinilai perlu diimbangi dengan kebijakan fiskal dan infrastruktur yang…

Lagi, Kejari Ponorogo Sita Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi Terkait Korupsi Tunjangan DPRD

Lagi, Kejari Ponorogo Sita Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi Terkait Korupsi Tunjangan DPRD

Rabu, 12 Agu 2026 08:26 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 08:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo kembali menyita uang tunai sebesar Rp1.240.000.000 dari anggota Dewan Perwakilan…

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh Indah Kuntarti ke Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri, Sukur Priyanto,…

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kapuspenkum Kejagung RI Anang Supriatna menegaskan Kasus korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus…