Di-bully Belum Menikah, Sahabat Dipukul hingga Meninggal Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar AKBP Aditya Panji Anom tunjukan BB dalam releasnya. SP/Hadi Lestariono
Kapolres Blitar AKBP Aditya Panji Anom tunjukan BB dalam releasnya. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Hanya karena bercanda menjurus perundungan (bullying) antar sahabat, berujung maut. Mereka adalah dua sahabat, Nurhuda (36), dan Iskandar (38) warga Banyuwangi yang tinggal di Blitar.

Kepala Nurhuda dipukul dengan sebatang besi oleh Iskandar, yang mengakibatkan mengalami pendarahan dan meninggal dunia di rumah sakit. Semuanya hanya karena Iskandar dibully oleh Nurhuda, bahwa pelaku belum menikah dan tidak bekerja.

Hal ini diungkapkan Kapolres Blitar AKBP Aditya Panji Anom S.IK dalam rilis tersangka Iskandar, Jum’at (13/8/2021) sore di Mapolres Blitar. Peristiwa ini berawal pada Rabu (11/8/2021).

AKBP Aditya, kejadian berawal saat dua sahabat dari Banyuwangi itu bercanda sebelum tidur. Dalam candaan tersebut, korban mengolok-olok tersangka yang belum menikah dan tidak memiliki pekerjaan (pengangguran).

"Dimungkinkan karena ejekan temannya tersebut, Iskandar tersinggung dan sakit hati. Karena sewaktu bercanda ada teman lainnya. Nah saat tertidur, korban dipukul dengan sebatang besi jenis sekok motor tepat mengenai kepala," terang Aditya.

Berdasar hasil pemeriksaan polisi, kasus ini bermula saat Nur dan Iskandar berangkat dari Banyuwangi ke Blitar untuk melaut di daerah Tambakrejo, pada 7 Agustus 2021. Setibanya di lokasi, keduanya menginap di rumah Sunarto, warga Tambakrejo. Selain Nur dan Iskandar, keduanya ditemani Samsodin, nelayan setempat.

Bahkan, sebelum berangkat ke Blitar maupun saat melaut, Aditya melanjutkan, Nurhuda sering mengejek korban karena tak memiliki istri diusianya yang sudah berkepala tiga. Tak hanya itu, korban juga mengejek korban yang tak memiliki pekerjaan sebelum korban mengajaknya ke Blitar. 

 

"Jadi tersangka Iskandar diajak ke Blitar untuk menjadi nelayan di Blitar. Hanya karena cuaca, mereka masih belum melaut. Saat itulah terjadi peristiwa karena korban sering mengolok olok tersangka," tambah Mantan Kasubdit Regident  Polda Jawa Timur.

Rupanya puncak kemarahan tersangka terhadap korban menjadikan dendam kepada korban. Puncaknya pada Rabu (11/8/2021), Iskandar melancarkan aksinya untuk memukul kepala Nurhuda dengan kepala saat dirinya tidur.  Atas kejadian itu, Samsodin teriak minta tolong, dan dilaporkan ke Polsek Wonotirto dan diteruskan ke Polres Blitar. Sementara, Nurhuda, langsung dilarikan ke RS Mardi Waluyo di Kota Blitar. Namun, naas, nyawa korban tak tertolong keesok harinya.

Dalam kejadian itu polisi menyita BB 1 (satu) buah batang besi sepanjang 50 cm yang berdiameter 5 cm, 1 buah celana training warna biru 1 satu buah kaos warna hitam berkerah hijau bertuliskan “KMAL” di atas saku dan 1 satu buah kain sarung warna merah. "Saat dalam pemeriksaan tersangka jawabannya ngelantur dan mengamuk langsung kita bawa ke RSJ di Sidoarjo untuk pemeriksaan Psikologi tersangka, kita menunggu hasil dari pihak RSJ, untuk tersangka ISK kita jerat dengan pasal 340, 338 dan 355 KUHP." Pungkas Pamen Polisi dengan Dua Melati kuning di  pundaknya ini. les/cr4/ham

Berita Terbaru

Dukung Pembangunan, Pemkab Tulungagung Siapkan Perluasan Lahan Gerai KDKMP

Dukung Pembangunan, Pemkab Tulungagung Siapkan Perluasan Lahan Gerai KDKMP

Selasa, 06 Okt 2026 11:10 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna memperluas pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah setempat, Pemerintah Kabupaten…

Pemkot Surabaya Fungsikan 2.036 Posyandu Jadi Pusat Pelayanan Terintegrasi

Pemkot Surabaya Fungsikan 2.036 Posyandu Jadi Pusat Pelayanan Terintegrasi

Selasa, 06 Okt 2026 11:06 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui fungsi posyandu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikannya…

Sinergi Eksekutif-Legislatif Menguat, Bupati Jember Paparkan Prioritas Pembahasan Raperda APBD 2027

Sinergi Eksekutif-Legislatif Menguat, Bupati Jember Paparkan Prioritas Pembahasan Raperda APBD 2027

Selasa, 06 Okt 2026 10:57 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama DPRD Kabupaten Jember menunjukkan keselarasan pandangan dalam pembahasan Rancangan…

Peringati Hari Olahraga Nasional, First Line Dance Surabaya Gelar Kompetisi dari Berbagai Daerah

Peringati Hari Olahraga Nasional, First Line Dance Surabaya Gelar Kompetisi dari Berbagai Daerah

Selasa, 06 Okt 2026 10:35 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 10:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - First Line Dance Surabaya kembali menggelar kompetisi Line dance yang diadakan pada 27 september 2026 dan dihadiri banyak peserta …

HUT ke-81 TNI, Perkuat Kolaborasi Sukseskan Program Prioritas Pembangunan

HUT ke-81 TNI, Perkuat Kolaborasi Sukseskan Program Prioritas Pembangunan

Selasa, 06 Okt 2026 09:57 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 09:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan menjadi momentum penguat sinergi antara…

Kedelai Impor AS, Lebih Baik dari China

Kedelai Impor AS, Lebih Baik dari China

Selasa, 06 Okt 2026 07:47 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga kedelai sepenuhnya hasil impor terus meroket hingga menyentuh kisaran Rp 11.300-11.500 per kilogram. Sebelumnya harga normal di bawah…