Khofifah, Berlari Kejar Target Herd Immunity

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar di Islamic Center, kemarin, upaya untuk mengejar herd immunity agar tercapainya target 70-80 persen masyarakat sudah divaksin Covid-19. Sp/cah
Pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar di Islamic Center, kemarin, upaya untuk mengejar herd immunity agar tercapainya target 70-80 persen masyarakat sudah divaksin Covid-19. Sp/cah

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kejar herd immunity, menyusul Mojokerto. Tapi lima kabupaten di Madura, masih jauh. Meski demikian, Gubernur Jatim Khofifah berlari kejar target herd immunity pada 17 Agustus 2021 minggu depan.

Menurut juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jatim, Makhyan Jibril, kini sejumlah daerah telah melampaui 70 persen vaksinasi untuk dosis pertama. Yakni Kota Surabaya sebanyak 1.620.158 atau 73,04 dari 2,2 juta target vaksinasi. Namun untuk dosis kedua baru mencapai 42,82 persen.

Kemudian disusul Kota Mojokerto, di mana capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Mojokerto telah menyasar 99.667 penduduk atau 98,15 dari target vaksinasi. Namun, untuk dosis kedua baru mencapai 38,81 persen. Di kota kecil ini, sasaran vaksinasi sebanyak 90 ribu dari 139 ribu jiwa total penduduk.

 

Baru 25,35 Persen

“Kami terus berupaya gencar untuk melakukan vaksinasi, agar herd immunity masyarakat terbentuk, dan bisa mencapai target," tambah Makhyan Jibril, Jumat, (13/8/2021).

Sampai Jumat kemarin, jumlah warga Jatim yang sudah divaksin baru sekitar tujuh juta jiwa dari total penduduk sebanyak 31.826.206 jiwa.

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Jatim per 12 Agustus 2021, baru 8.069.388 penduduk Jatim atau 25,35 persen dari target sudah divaksin dosis pertama. Sementara untuk vaksinasi dosis kedua, baru menyasar 3.869.213 atau 12,16 persen dari target.

 

Masih ada 5 Kabupaten

Menurut Jibril, masih ada lima kabupaten dengan capaian vaksinasi terendah. Yakni Lumajang, dan empat kabupaten di Madura yaitu Bangkalan, Sumenep, Pamekasan, dan Sampang.

"Vaksinasi terendah di Sampang, dosis pertama baru 6,66 persen, dosis kedua baru 2,95 persen," ujarnya.

Demikian juga di Sumenep, capaian vaksinasi dosis pertama baru 9,01 persen dan dosis kedua baru 4,16 persen. Kemudian di Bangkalan, capaian vaksinasi dosis pertama baru 9,36 persen atau baru 77.231 warga yang sudah divaksin. Untuk dosis kedua, baru 4,85 persen.

Sementara di Pamekasan, vaksinasi dosis pertama baru menyasar 9,58 persen atau 63.038 penduduk, dan dosis kedua baru 5,04 persen. Sedangkan di Lumajang, capaian vaksinasi dosis pertama baru menyasar 10,58 persen, dan dosis kedua 6,19 persen.

"Salah satu faktor rendahnya vaksinasi di Madura ini, karena masyarakat termakan hoaks. Padahal, vaksinasi ini penting agar kekebalan komunal kita terbentuk, lebih kuat lagi," katanya. n arf/ana/rmc

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…