Beras Bansos di Tuban Berkutu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga menunjukkan beras bansos yang ditemukan berkutu.
Warga menunjukkan beras bansos yang ditemukan berkutu.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Untuk kesekian kalinya, beras bantuan sosial (bansos) dari kemensos kembali bermasalah. Kali ini, sejumlah warga di Tuban mengeluhkan beras bansos yang ditemukan kutu dan menggumpal seperti menjamur serta ditemukan ada kerikilnya.

Temuan beras dengan kualitas buruk itu terjadi di Desa Jadi kecamatan Semanding, Sabtu (14/8) siang.

Dua orang keluarga penerima manfaat (KPM) mengeluhkan bantuan tersebut, bahkan untuk dibuat makan saja disebut tak layak, meski dalam karung berlabel bulog itu tertera beras medium 10 kg.

KPM bernama Purwani (40) mengatakan, baru kemarin mengambil beras di Balai Desa.

Namun saat dibuka ia kaget karena kualitas beras bansos yang diterimanya buruk dan tidak layak konsumsi.

Bahkan, menurutnya beras yang diterima lebih jelek dari pada Beras Buwohan (beras yang dibawa untuk hajatan, red).

"Ini jelek kualitasnya, kalau seperti ini dimasak tidak enak," ujar ibu satu anak sambil menunjukkan beras yang diterima.

KPM lainnya Yaswi (41), warga desa setempat, juga merasakan hal yang sama.

Bantuan beras yang diterima itu tak layak, ia juga tidak akan memasaknya dan berharap mendapat ganti.

Jika tak kunjung mendapat ganti, beras akan dijadikan untuk pakan ayam.

"Harapannya beras diganti yang lebih baik biar enak dimakan, kalau tidak diganti ya dijadikan pakan Ayam," terangnya.

Sementara itu, Wakil Pemimpin Cabang Bulog Bojonegoro, Hendra Kurniawan, saat dikonfirmasi membenarkan temuan itu.

Begitu mendapat kabar tersebut timnya langsung menuju lapangan untuk memastikan, ia juga telah berkordinasi dengan kepala desa setempat.

"Sudah saya cek, untuk milik Bu Yaswi sudah diganti, sedangkan Bu Purwani belum karena kemarin tidak bertemu. Tapi hari ini sudah diproses juga untuk diganti," jawabnya melalui sambungan telfon, Minggu (15/8/2021). 

Masih kata Hendra, beras ada kerikilnya karena saat menyerap tidak hanya di gilingan padi yang besar, tapi ada juga yang gilingan kecil.

Hal itu berpotensi ada kerikilnya karena mereka tidak punya alat pemecah batu, dan menjemurnya di lantai teras halaman.

"Kalau untuk berasnya baru, sedangkan jemurnya kan di lantai dan gilingan kecil tidak punya mesin penghancur batu. Yang jelas temuan itu kita ganti," pungkasnya. 

 

Berita Terbaru

Mendiktisaintek Geleng geleng Kepala

Mendiktisaintek Geleng geleng Kepala

Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto,geleng geleng kepala oleh ulah 4 warga negara Indonesia (WNI)…

Prabowo, Arahkan Koki MBG tak Potong Ayam Lebih dari 14

Prabowo, Arahkan Koki MBG tak Potong Ayam Lebih dari 14

Jumat, 05 Jun 2026 00:34 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:34 WIB

SURABAYAPAGI :Presiden Prabowo Subianto ini teliti. Saat rapat konsolidasi program MBG di SentulInternational Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat…

Yusril: Kasus Silmy Karim, Tamparan Keras bagi Pemerintah

Yusril: Kasus Silmy Karim, Tamparan Keras bagi Pemerintah

Jumat, 05 Jun 2026 00:10 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI : Kasus dugaan korupsi yang menyeret delapan pejabat Direktorat Jenderal Imigrasidan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim,…

Seminar Nasional dan Munas, FKDK BPD SI Tetapkan Kepengurusan Baru Serta Dorong Transformasi BPD

Seminar Nasional dan Munas, FKDK BPD SI Tetapkan Kepengurusan Baru Serta Dorong Transformasi BPD

Kamis, 04 Jun 2026 19:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:21 WIB

SurabayaPagi, Semarang - Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPD SI) secara resmi telah menyelenggarakan Seminar…

Merasa Dirugikan, Pengusaha Ponorogo Ajukan Gugatan Senilai Rp17 Miliar

Merasa Dirugikan, Pengusaha Ponorogo Ajukan Gugatan Senilai Rp17 Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 18:40 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:40 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, MADIUN - BRI Kantor Cabang Madiun didugat perdata oleh  pengusaha Ponorogo terkait lelang aset yang diklaim milik Yunan Helmy Nasution. Guga…

Tertarik Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman, undang Wabup Hj. Mimik Idayana dalam podcastnya

Tertarik Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman, undang Wabup Hj. Mimik Idayana dalam podcastnya

Kamis, 04 Jun 2026 17:09 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perbincangan inspiratif yang dipandu Hana Nusaibah Abdillah itu berlangsung hangat di ruang Perpustakaan SD Muhammadiyah 3 Ikrom.…