Pandemi, Petani Santri Bisa Hasilkan Pisang Cavendish 5 Ton Perhari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H. Sholahuddin bersama anggota komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur dan Kapolres Tuban AKBP Darman, saat memanen pisang Cavendish di Lamongan, Sabtu (14/8/2021). SP/MUHAJIRIN KASRUN
H. Sholahuddin bersama anggota komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur dan Kapolres Tuban AKBP Darman, saat memanen pisang Cavendish di Lamongan, Sabtu (14/8/2021). SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Jihad ekonomi yang dilakukan oleh H. Sholahuddin mulai menui hasil. Meski masih dalam kondisi pandemi covid-19, alumni santri dan sang inisiator penanaman pisang cavendish di wilayah Lamongan dan sekitarnya ini, saat ini sudah bisa memproduksi ribuan kilo pisang dan di sebar ke sejumlah kota di Jawa Timur.

Setidaknya, kurang lebih 4-5 ton per hari pisang cavendish, dengan brand Yasmin, yang dihasilkan oleh Sholahuddin. Pengiriman pisang ini karena disesuaikan dengan kapasitan produksi. Padahal permintaan di pasar lokal Jawa Timuran setiap harinya permintaan mencapai 12-15 ton perhari.

"Saat ini kami baru bisa kirim pisang cavendish ke beberapa pasar tradisional dan pasar modern di lokalan Jawa Timuran, per hari sampai 4-5 ton," kata pria yang juga alumni Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan, saat memanen pisang di kebunnya  bersama Kapolres Tuban AKBP Darman, S.I.K  di Desa Brangsi Kec Laren, Sabtu (14/8/2021).

Disebutkan olehnya, sebenarnya banyak sekali permintaan pisang cavendish ini, mulai dari Semarang, Solo, Yogyakarta dan beberapa kota besar dalam negeri. Namun dirinya bersama mitra petani lainnya masih belum bisa melayani, karena keterbatasan produksi.

Selain permintaan dari beberapa kota besar di dalam negeri kata Sholah, panggilan akrab Sholahuddin, permintaan pisang jenis cavendish ini juga ada dari luar negeri, mulai Malaysia dan Turki. Malaysia misalnya minta dikirim perbulan 1000 ton.

"Memang permintaan pasar pisang cavendish cukup besar baik di dalam negeri maupun luar negeri, namun kami belum bisa penuhi permintaan itu, negara Turki yang permintaanya malah cukup besar sampai 100 ton perbulan," jelasnya.

Untuk memenuhi permintaan meski tidak semaksimal yang diinginkan pasar, pihak nya kini terus mendorong para mitra petani untuk mengembangkan dan menanam pisang cavendish. Saat ini kata Sholah, sudah 192 hektare tanaman pisang yang ia tanam bersama beberapa petani sekitar.

Jumlah tersebut sekitar 53 hektare milik nya dibawah bendera PT Wangsa, selebihnya milik mitra petani yang ada di wilayah Lamongan, dan sebagian di wilayah Tuban. "Karena hasilnya sudah cukup bagus, dan jihad ekonomi yang saya lakukan sudah menui hasil, saya mengajak mitra dan petani untuk terus  menanam pisang cavendish, agar target 1000 hektar tanaman pisang tahun 2023 bisa terealisasi, agar bisa memenuhi permintaan pasar secara maksimal," ungkapnya.

Meski target yang ia canangkan pada tahun 2023, namun dari antusias petani dan mitranya saat ini, perkiraan tahun 2022 hampir sudah memenuhi target 1000 hektar lahan tanaman pisang cavendish. "Semoga tidak sampai tahun 2023 sudah penuhi target tanam 1000 hektar," harapnya.

 

Sementara itu, tananaman pisang cavendish ini dari satu pohon pisang, rata-rata bisa diperoleh buah pisang seberat 25 sampai 30 kilogram per tandannya. Tetapi jika pemupukannya bagus dan perawatannya ekstra terangnya, satu tandannya bisa menghasilkan 40 sampai 50 kilogram. Untuk harganya pun bervariasi, tergantung kriteria, grade dan kualitasnya.

"Kadang ada yang dijual langsung dengan sistem root atau langsung borongan tandan, ada juga yang masuk dalam kemasan box dengan berat bersih 13 kg di tiap boxnya. Harganya pun variatif, tergantung grade dan kualitasnya, ada A, B, dan C," imbuhnya.

Untuk analisa usaha produksi sampai panennya, dalam satu hektare lahan pisang cavendish rata-rata membutuhkan biaya Rp 80 sampai Rp 90 juta. Dengan harga jual buah pisang rata-rata sekitar Rp 100-112 ribu per tandan, dimana satu hektare bisa menghasilkan Rp 250 juta, dengan populasi 2200 batang pohon. jir/cr3/ana

Berita Terbaru

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…