Herd Immunity di Jatim Belum Capai Target

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Sejauh ini baru dua kabupaten di Jatim yang mencapai target dosis pertama yakni lebih dari 70 persen, Kota Surabaya 74,08 persen dan Kota Mojokerto 102,38 persen. SP/IST
 Sejauh ini baru dua kabupaten di Jatim yang mencapai target dosis pertama yakni lebih dari 70 persen, Kota Surabaya 74,08 persen dan Kota Mojokerto 102,38 persen. SP/IST

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Program vaksinasi Covid-19 di Provinsi Jawa Timur (Jatim) semakin masif digerakkan. Hal ini karena sampai sekarang Jatim belum berhasil mengejar target kekebalan komunitas atau herd immunity guna menekan penularan virus Corona. Herd immunity di Jatim terwujud bila 70 persen masyarakat Jatim sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Berdasarkan data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, per 16 Agustus 2021 capaian vaksin dosis pertama baru 8.288.419 orang atau 26,04 persen. Sementara vaksinasi dosis kedua baru menyasar 4.320.150 orang, setara 13.57 persen. Kondisi itu disadari masih jauh dari target untuk bisa mencapai kekebalan komunitas.

Juru Bicara Rumpun Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Jatim dr Makhyan Jibril Al-Farabi mengatakan, sejauh ini baru dua kabupaten yang mencapai target dosis pertama.  "Dua daerah itu, Kota Surabaya 74,08 persen dan Kota Mojokerto 102,38 persen. Alhamdulillah dosis pertama sudah lebih dari 70 persen," kata Jibril di Surabaya, Rabu (18/8).

Dia lantas membeber sejumlah kendala yang membuat target kekebalan komunitas di Jatim belum tercapai, salah satunya ketersediaan vaksin Covid-19."Stok vaksin yang kurang, beberapa kali di lapangan kehabisan dosis vaksin untuk suntikan kedua," beber Jibril.

Kendala berikutnya, yaitu masalah teknis pelaksanaan di lapangan. Di mana tidak semua kabupaten/kota memiliki sumber daya yang cukup, sehingga kecepatan vaksinasi Covid-19 berbeda."Antusiasme masyarakat sangat berbeda signifikan, ada daerah yang semangat untuk vaksinasi sehingga cepat dan ada daerah yang masyarakat malah enggan divaksin," tandas Jibril.sb2/na

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…