Arus Petikemas di TPS Surabaya Bulan Juli 2021 Naik 5,65 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivitas bongkar muat petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak. SP/ Sem
Aktivitas bongkar muat petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak. SP/ Sem

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktivitas bongkar muat di Terminal Petikemas Surabaya (TPS) hingga bulan Juli 2021 naik 5,65 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020.

Corporate Communications PT. Petikemas Surabaya, Retno Utami menyamapikan, lalu lintas arus petikemas hingga Juli 2021 mencapai 823.922 TEUs. Dengan adanya kenaikan, ia optimis aktivitas ekspor Indonesia akan keluar dari jebakan pandemi covid-19.

"Sudah membaik, sejauh ini trennya positif. Meningkat sekitar 5,65�ri periode yang sama pada tahun 2020 lalu," kata Retno Utami kepada Surabaya Pagi, Rabu (18/08/2021)

Adanya kenaikan tersubut lanjutnya, selain karena iklim ekonomi yang semakin membaik, pemerintah beberapa bulan lalu juga telah mendukung sektor ekspor melalui program 'Merdeka Ekspor'.

Melalaui program tersebut, kurang lebih sekitar 627,4 juta ton komuditas pertanian dikirim ke 12 negara, diantaranya adalah Tiongkok, Amerika Serikat, India, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Inggris, Jerman, Rusia, Uni Emirat Arab, Pakistan, dan beberapa negara lain.

"Diharapkan dengan adanya dukungan dari pemerintah dapat menaikan kinerja kepelabuhanan sehingga terus mendorong pertumbuhan ekonomi," ucapnya.

Kendati terjadi kenaikan secara year on year (y-toy) namun secara month to month (m-to-m), terjadi penurunan hingga mencapai 4,97 persen. Bulan Juli, arus petikemas baik domestik maupun internasinal hanya mencapai 112.206 TEUs. Angka ini lebih sedikit dibandingkan dengan bulan Juni yang mencapai 118.069 TEUs.

"Ini terjadi karena pergerakan arus barang didomestik terbilang cukup lambat dibandingkan dengan internasional. Kalau kita grafiknya, arus petikemas domestik hingga Juli 2021 yang hanya mencapai 45.067 TEUs. Sisanya arus internasional," pungkasnya. Sem

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…