Pemprov Siapkan Isoter untuk Ibu Hamil

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawansa meninjau kesiapan rumah isoter covid-19 untuk ibu hamil.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawansa meninjau kesiapan rumah isoter covid-19 untuk ibu hamil.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur menyiapkan rumah isolasi terpadu (isoter) covid-19 khusus untuk ibu hamil. Isoter untuk ibu hamil tersebut didirikan di komplek Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).

Rabu (18/8), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawansa meninjau kesiapan rumah isoter covid-19 untuk ibu hamil tersebut.

Rumah isoter untuk ibu hamil ini sedikit istimewa, karena berdiri tepat disamping PT Samator. Sehingga rumahsakit ini dijamin suplai oksigennya langsung dari produsennya.

Awalnya, rumah sakit darurat ini disiapkan hanya sebagai rumah oksigen, namun atas inisiatif Gubernur Khofifah, rumah oksigen ini akan dikhususkan untuk ibu hamil yang terpapar Covid-19. 

Sehingga kini layanan di rumah sakit tersebut akan diperlengkap fasilitasnya dengan disesuaikan untuk kebutuhan ibu hamil.

“Jadi ini sebenarnya disiapkan untuk RS darurat. Ini akan serupa dengan rumah oksigen yang ada di Jakarta, karena tepat sebelahnya ini adalah Samator. Jadi tidak perlu ada tabung-tabung silinder oksigen,” kata Khofifah.

Saat ditinjau Gubernur Khofifah, layanan rumah sakit tersebut sudah hampir rampung. Mulai bed yang telah siap sebanyak 76 bed, kemudian instalasi oksigen terpusat, layanan untuk tes PCR, dan juga ruang nakes dan musolah dan kamar mandi.

Secara detail Khofifah mempersiapkan bagaimana kebutuhan pasien yang akan dirawat disana bisa mendapatkan layanan yang terbaik dan bisa semakin cepat sembuh.

“Jadi saya usul memang, yang dibutuhkan hari ini itu isolasi terpusat (isoter) untuk ibu hamil. Jadi jika ada bumil yang terkonfirmasi positif maka kemungkinan bs mendapatkan treatmen yang komprehensif di ini, maka nuansanya akan solutif,” kata Khofifah.

Tentu pihaknya berharap agar seluruh ibu hamil di Jawa Timur selalu sehat. Namun adanya kesiapsiagaan untuk memberikan layanan kuratif bagi ibu hamil covid-19 harus tetap disiapkan. 

Terlebih jika ibu hamil terpapar covid-19 dan dirawat di isoter, maka menurut Khofifah akan memberikan penguatan psikologis juga. Karena dengan diisoter maka mereka juga akan dirawat bersama pasien ibu hamil yang lain. Sehingga jika ada keluhan, mereka juga bisa saling berkomunikasi dengan sesama ibu hamil yang lain. 

“Maka ini akan dikonunikasian dengan Koarmada II, akan didiskusikan bahwa tempat ini bisa difungsikan sebagai isoter bagi ibu hamil. Bahkan nantinya tempat ini bisa dimanfaatkan bukan hanya untuk warga Surabaya, Gresik, atau yang sekitarnya,” tegasnya.

Terkait kapan akan diresmikan, Gubernur Khofifah tidak menyebutkan pasti kapan. Sebab saat ini yang patut disyukuri BOR di Jatim sudah jauh menurun.

Misalnya BOR RS darurat lapangan sudah 34 persen, BOR rumah Observasi sudah 26 persen dan BOR isolasi sudah 45 persen. Sedangkan BOR ICU sudah 60 persen.

“Nah ini menjadi kesiapsiagaan yang memang kita siapkan,” pungkas Khofifah. 

Berita Terbaru

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Perkuat Komitmen ESG Melalui GI ANDAL dan Aksi Penghijauan

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Perkuat Komitmen ESG Melalui GI ANDAL dan Aksi Penghijauan

Selasa, 09 Jun 2026 19:18 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 19:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur (UIT JBM) melaksanakan kegiatan Gardu…

Petisi Tolak MBG Tembus 31 Ribu Tanda Tangan, BEM Unair Desak Evaluasi Serius Pemerintah

Petisi Tolak MBG Tembus 31 Ribu Tanda Tangan, BEM Unair Desak Evaluasi Serius Pemerintah

Selasa, 09 Jun 2026 19:15 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 19:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Petisi yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) untuk menghentikan sementara program Makan Bergizi G…

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Mojokerto – PT Merak Jaya Beton disebut dalam dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Pabrik beton ini d…

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Luar biasa program gelar karya siswa profesional sejak masa pendidikan. Siswa SMKN 1 Sidoarjo melakukan layanan perbaikan…

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Proses hukum kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di lahan aset desa (tanah kas desa/TKD) Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, K…

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Program pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masih berjalan lambat. Proyek…