Orkes Agustusan di Pasuruan Dibubarkan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi membubarkan orkes dangdut malam Agustusan di Pasuruan.
Polisi membubarkan orkes dangdut malam Agustusan di Pasuruan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Hajatan orkes yang digelar besar-besaran di Desa Sekarjoho, Kecamatan Prigen pada Selasa (17/8) malam dibubarkan Satgas Covid-19 Kecamatan setempat. 

Kapolsek Prigen AKP Bambang Tri Sutrisno mengungkapkan, berdasarkan laporan masyarakat tentang adanya gelaran orkes, pihaknya segera bergerak bersama Satgas Kecamatan dan membubarkan acara.

“Memang tidak ada izin, dan orkesnya besar-besaran. Jadi kami bubarkan bersama dengan satgas kecamatan,” kata Bambang, Rabu (18/8/2021).

Hajatan tersebut menggunakan panggung besar dan sound system besar. Dari sejumlah foto dan video, tampak kerumunan penonton berjoget tanpa jaga jarak.

“Itu parah, apalagi ada sosok kades di situ, sama saja dia yang menyelenggarakan, bahkan ikut nyanyi,” ungkap Bambang.

Kapolsek menyesalkan tindakan tersebut dilakukan seorang kepala desa. Seharusnya, kepala desa menjadi contoh kepada warganya agar taat prokes di tengah pandemi.

“Di saat PPKM Level 3, malah terlibat dalam penyelenggaran orkes. Jika dibiarkan akan menjadi preseden yang buruk,” tambahnya.

Bambang juga menegaskan, pihak kepolisian maupun Satgas Covid-19 kecamatan tidak tebang pilih. Apabila memang melanggar, akan ditindak. “Kami tidak tebang pilih,” tegasnya.

Ditanya penyelenggara dan penanggung jawab hajatan, Bambang mengatakan, kasus ini segera ditangani oleh Polres Pasuruan.

“Petunjuk Kapolres, kasus ini akan diproses di Polres,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo menuturkan akan melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan gelaran hajatan tersebut.

“Akan kita panggil untuk klarifikasi, yang terlibat dalam acara itu,” kata Adhi saat dikonfirmasi

 

 

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…