Penggunaan Keyboard Terlalu Lama Sebabkan Sindrom Saluran Karpal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gejala sindrom saluran karpal karena terlalu sering menggunakan keyboard. SP/ SBY
Gejala sindrom saluran karpal karena terlalu sering menggunakan keyboard. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saat ini menyelesaikan segala pekerjaan serba cepat dengan adanya teknologi baik itu komputer ataupun laptop. Bahkan banyak orang-orang yang sudah fasih mengetik menggunakan jari-jarinya tanpa perlu melihat keyboard, cukup menatap layar saja.

Namun, penggunaan keyboard yang terlalu lama dan terus menerus dapat menyebabkan masalah pada pergelangan tangan. Salah satunya adalah sindrom saluran karpal atau carpal tunnel syndrome.

Sindrom saluran karpal merupakan kondisi yang disebabkan peningkatan tekanan pada saraf yang melewati bagian depan pergelangan tangan atau saraf median. Saraf median ini adalah saraf utama yang membuat tangan bisa merasakan sesuatu. Saraf tersebut melewati ruang sempit di pergelangan tangan sehingga disebut sebagai saluran karpal.

Selain itu, beberapa kegiatan yang dilakukan terlalu intens dan lama, seperti mencengkeram objek dengan erat, mengunakan ponsel, dan memegang koran juga dapat memperbesar risiko terkena sindrom saluran karpal.

Penanganan sindrom saluran karpal ini salah satunya bisa dilakukan melalui pengobatan, seperti pengobatan non steroid anti radang, vitamin B6 dengan dosis tinggi, dan injeksi steroid di sekitar saraf. Sayangnya, meski dapat membantu meredakan nyeri, tetapi efek pengobatan tersebut bisa jadi hanya bersifat sementara.

Apabila pengobatan secara alami tidak memberikan perubahan yang besar dan tidak ada tanda-tanda sembuh akibat sindrom saluran karpal, salah satu penyembuhannya adalah dengan prosedur operasi dengan teknik bedah minimal invasive

Teknik ini dilakukan dengan cara memberikan sayatan satu sentimeter di pergelangan tangan Anda dan dipandu dengan alat-alat khusus yang canggih dan memiliki kamera video untuk melihat permasalahan pada saraf dengan jelas. 

Setelah melakukan bedah minimal invasif, jangan lupa untuk menjaga kondisi tangan dan biarkan tangan Anda diperban selama dua hari. Kemudian, latih jari-jari, siku, dan bahu Anda dengan peregangan lembut untuk mencegah kekakuan pada tangan.

Untuk mengembalikan kondisi tubuh dengan melakukan olahraga secara teratur sesuai anjuran dokter. Sehingga mengetahui aktivitas fisik yang boleh dan tidak boleh dilakukan serta pemulihan bisa berjalan lancar. Dsy9

 

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…