Inovasi Fasilitas, Bus Suroboyo Tambah Rute Hingga Bayar Non Tunai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah Kota Surabaya terus berusaha melakukan inovasi untuk melengkapi dan mempermudah fasilitas Bus Suroboyo. SP/DE/ESTI WIDIYANA
Pemerintah Kota Surabaya terus berusaha melakukan inovasi untuk melengkapi dan mempermudah fasilitas Bus Suroboyo. SP/DE/ESTI WIDIYANA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Pemerintah Kota Surabaya terus berusaha melakukan inovasi untuk melengkapi dan mempermudah fasilitas Bus Suroboyo. Salah satunya rute Bus Suroboyo akan ditambah dan pembayaran Bus Suroboyo akan bisa dilakukan dengan dua cara yaitu menggunakan sampah plastik dan cashless atau uang non tunai. Sedangkan penambahan rute  Bus Suroboyo yakni mulai Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) hingga ke Yono Soewoyo.

Sebelumnya, rute Bus Suroboyo dari utara menuju ke selatan ke utara (Terminal Purabaya-Rajawali), Barat-Timur (Unesa-ITS), serta Lintas Merr (Kenjeran Park-Gunung Anyar). Dan ditambah Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) hingga ke Yono Soewoyo.

"Ini ada Joyoboyo-Yono Soewoyo, tapi ada rute lainnya juga. Perjalanannya dari Joyoboyo-Yono Soewoyo sekitar 1 jam 12 menitan, sehingga kita hitung bus yang akan lewat. Saya minta kadishub, selisihnya berapa bus yang lewat. Jadi, jangan sampai terlalu jauh. Kita butuh Surabaya bus berapa, 2022 akan kita hitung berapa titik rute, berapa selisihnya," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kepada wartawan usai ujicoba menikmati Bus Suroboyo, Senin (23/8/2021).

Dengan tambahan 8 armada baru, maka total armada Suroboyo Bus 28. Rencananya ada penambahan armada pada tahun 2022."Tahun depan yang gede, tahun 2022 banyak, sekitar 120 dan ada bisa listriknya juga. Feedernya kita ada peremajaan, supir angkutan umum ini akan gunakan. Hari ini kita akan berikan yang terbaik untuk warga Surabaya. Kita optimalkan sopir yang sudah ada dan KTP Surabaya yg kita harus menjadikan sopir feeder," tandasnya.

Bus Suroboyo juga dilakukan pembayaran nontunai mulai September mendatang. Pembayaran dilakukan melalui OVO dan m-banking. Ongkos Bus Suroboyo sebelumnya bisa dilakukan menggunakan sampah plastik.

"Dengan pembayaran ini, maka membiasakan tidak membayar secara tunai. Semua yang kita lakukan termasuk Surabaya Bus dengan nontunai. Kami berfikir bagaimana semua yang dilakukan bisa berhasil untuk umat Kota Surabaya. Dengan sistem cashless ini, harapan kami tidak ada kebocoran, dan nanti uangnya akan digunakan untuk pembangunan Kota Surabaya. Dan bermanfaat untuk warga Surabaya," kata eri.

Untuk nominal pembayarannya, jelas Eri, masih ramah di kantong. Yakni mulai gratis bagi tenaga pendidik, hingga Rp 5.000 bagi masyarakat umum."Bus ini biayanya Rp 5.000 untuk umum, Rp 2.500 mahasiswa/pelajar, tenaga pendidik, pegawai gratis tinggal menunjukkan kartu pegawai," ujarnya.

Dia menambahkan dulunya sampah plastik yang digunakan sebagai pembayaran saat naik Bus Suroboyo dimasukkan karung, kini diperbarui dan disebut lebih ramah lingkungan. Selain itu ada alat pressure sampah di dalamnya, sehingga tidak mengganggu keindahan dalam bus.

"Tempat duduknya lebih luas, tidak melihat sampah plastik, jadi lebih bersih. Pemeliharaannya bukan hanya mesin, tetapi keindahan, kesehatan, harumnya ruangan di dalam bus ini yang harus kita utamakan," jelasnya.sb4/na

Berita Terbaru

Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026

Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026

Selasa, 29 Sep 2026 19:43 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina meraih Platinum Award pada ajang Innovation Technology f…

Kekeringan Semakin Parah di Ponorogo, TNI Droping Air di Wilayah Krisis Air Bersih

Kekeringan Semakin Parah di Ponorogo, TNI Droping Air di Wilayah Krisis Air Bersih

Selasa, 29 Sep 2026 19:15 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Ponorogo— Kekeringan di Kabupaten Ponorogo semakin parah. Hingga akhir September 2026 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) P…

KPK Kembali Geledah Rumah Maidi di Jalan Merpati, Terkait Pengembangan TPPU

KPK Kembali Geledah Rumah Maidi di Jalan Merpati, Terkait Pengembangan TPPU

Selasa, 29 Sep 2026 19:08 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 19:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di rumah pribadi Wali Kota Madiun nonaktif Maidi di Jalan Mer…

BPJS Ketenagakerjaan Gencarkan Literasi Jaminan Sosial Ekosistem Koperasi dan BPR

BPJS Ketenagakerjaan Gencarkan Literasi Jaminan Sosial Ekosistem Koperasi dan BPR

Selasa, 29 Sep 2026 18:19 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 18:19 WIB

SURABAYA PAGI.com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang menggelar kegiatan literasi kerjasama keagenan korporasi kepada Koperasi, BPR dan perusahaan…

Wamenkes Yakin Kota Mojokerto Bakal Jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Wamenkes Yakin Kota Mojokerto Bakal Jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Selasa, 29 Sep 2026 15:33 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kesiapan sumber daya manusia dan fasilitas layanan kesehatan menjadi modal penting bagi Kota Mojokerto untuk mempercepat upaya e…

Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 Sukses Digelar di Surabaya

Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 Sukses Digelar di Surabaya

Selasa, 29 Sep 2026 15:26 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 15:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 sukses dilaksanakan pada Minggu (27/9) di Balai Kota Surabaya. Mengusung tema Energy of…