Seorang Pria Gantung Diri, Warga Ponorogo Geger

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mengevakuasi jenazah korban.
Petugas mengevakuasi jenazah korban.

i

Korban Diduga Depresi Ditinggal Wafat Dua Anggota Keluarganya Karena Covid-19

 

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo - Warga di kelurahan Bangunsari Ponorogo dibuah geger dengan penemuan jenazah SD (47) yang gantung diri di tiang tempat tidur menggunakan tali tambang.

Korban diketahui meninggal pertama kali oleh saksi Sudarmanto (47). Mendapati hal itu, saksi memanggil warga sekitar untuk meminta bantuan.

“Ya tadi pagi diberitahu bahwa korban meninggal karena gantung diri, kebetulan saya juga diajak melihat saat polisi melakukan pemeriksaan,” kata Sunaryo, Ketua RT setempat, Senin (23/8/2021).

Sunaryo menyebut, korban nekad mengakhiri hidupnya diduga  karena depresi setelah ditinggal wafat dua anggota keluarganya belum lama ini karena covid-19.

Dua hari yang lalu, istri korban meninggal karena terpapar Covid-19. Ditambah pada Minggu (22/8) malam, adik perempuan korban juga menyusul meninggal dunia karena Covid-19. Rencana, hari ini (23/8) korban dijadwalkan akan menjalani swab antigen di puskesmas. Namun, naas sebelum itu terlaksana, korban malah diketahui meninggal dengan gantung diri.

“Korban tidak sakit, hari ini rencananya akan diswab di puskesmas. Ya kemungkinan depresi, korban ditinggal meninggal istri dan adik perempuannya dengan rentan tidak terlalu lama karena terpapar Covid-19,” katanya.

Usai mendapatkan laporan ada orang yang meninggal, jajaran petugas dari Polsek Kota langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Dalam olah TKP, petugas kepolisian juga menggunakan baju hazmat dan alat pelindung diri (ADP) lengkap. Hal itu dikarenakan status korban yang sebagai warga yang menjalani isoman. “Petugas memeriksa dengan menggunakan APD dan baju hazmat. Sebab status korban yang lagi isoman,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada diri korban. Korban meninggal dunia diduga karena murni gantung diri karena terdapat bekas jeratan tali tampar luka pada leher. Hasil dari posmortem korban hasilnya juga positif.

“Usai diperiksa, korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemulasaraan. Sebab nantinya akan dikubur sesuai protokol kesehatan (prokes),” pungkasnya. 

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Perkemahan Wirakarya dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kota Kediri mulai dilaksanakan. Sebanyak tiga rumah yang m…

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo tahun ini akan menuntaskan rehabilitasi sekolah rusak. Puluhan sekolah…

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pemkab Gresik terus memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menekankan aspek keberlanjutan lingkungan. B…

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait isu kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2026, Pemerintah…

Kesadaran Gizi Naik, Industri Nutrisi Anak Dipaksa Perkuat Kualitas dan Informasi Produk

Kesadaran Gizi Naik, Industri Nutrisi Anak Dipaksa Perkuat Kualitas dan Informasi Produk

Senin, 08 Jun 2026 15:31 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:31 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Rendahnya pemahaman sebagian orang tua terhadap komposisi dan proses produksi produk nutrisi anak dinilai masih menjadi tantangan di t…

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru ini memasuki musim kemarau, sejumlah petani bawang merah di Desa Sumengko, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memilih…