Ketua DPRD: Perkuat Gotong Royong di Masa Pandemi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono membagikan paket sembako kepada warga kampung di Tambaksari.
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono membagikan paket sembako kepada warga kampung di Tambaksari.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Nenek Sumirah mendadak menjadi perbincangan. Hidup sebatang kara, di rumah kost, di kawasan Simo Jawar, Kelurahan Simomulyo Baru, Kec. Sukomanunggal. 

Selama masa  pandemi Covid-19, nenek berusia 88 tahun itu tidak mendapatkan bantuan sama sekali dari pemerintah. Tidak tersentuh juga bantuan permakanan yang menjadi program andalan Pemerintah Kota Surabaya.

Ketika ditulis sejumlah media, kisah nenek Sumirah segera menyedot perhatian. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta jajarannya turun membawa bantuan. Partai-partai politik juga turun memberikan bantuan. Begitu juga instansi pemerintah yang lain juga turun.

Masa pandemi Covid-19 memang telah memantik jiwa gotong royong di kalangan pemerintah, TNI-Polri, pengusaha, politisi, dan seluruh lapisan masyarakat. “Surabaya hebat karena warganya hebat-hebat. Dengan kebersamaan yang terus dipupuk dan diperkuat, insya Allah kita bisa melewati masa pandemi,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Jumat 13 Agustus 2021, menjelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Surabaya mendapat bantuan uang tunai Rp 1,047 miliar dari para pelajar SD-SMP di Kota Pahlawan.

Para pelajar yang masih belia itu juga menyerahkan 134,5 ton beras, 35.628 liter minyak goreng, 42,7 ton gula, dan 11.401 dus mie instan. Mereka mengumpulkan dari hasil urunan uang saku. Atau, hasil “jimpitan”, mekanisme gotong royong yang telah lama dikenal di masyarakat. 

“Apa yang dilakukan para pelajar Surabaya ini adalah keteladanan sekaligus kabar gembira bahwa ternyata tradisi gotong royong telah mengakar sejak dini di kalangan generasi belia kita,” ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya.

Bantuan diterima Wali Kota Eri Cahyadi, didampingi Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, dan jajaran pimpinan daerah lainnya. Selain dari para pelajar, hari itu bantuan juga diberikan kelompok agama, pengusaha, para dermawan dan organisasi sosial, yang berupaya meringankan beban Kota Surabaya.

Kota Surabaya telah tumbuh sebagai kota metropolitan, yang dihuni oleh oleh warga masyarakat dari bermacam-macam budaya, suku, etnis, golongan dan agama. Juga banyak segregasi politik. 

Adi menjelaskan, di masa pandemi Covid-19, ada satu karakter yang tidak boleh berubah. Yaitu, rasa kemanusiaan. Rasa kemanusiaan mampu menumbuhkan sikap saling membantu, untuk menghadapi segala tantangan zaman.

”Yang menyatukan manusia di atas segala perbedaan adalah rasa kemanusiaan. Seperti ditunjukkan oleh para pelajar Surabaya, yang membuat kita semua bangga,” ujar Adi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji membagi-bagikan semua bantuan itu kepada warga masyarakat yang membutuhkan. 

Kedua pemimpin Surabaya itu mengajak seluruh jajaran pimpinan daerah, seluruh pimpinan dan anggota DPRD, seluruh pimpinan partai politik dan organisasi kemasyarakatan. Untuk membagi-bagikan paket-paket sembako kepada warga perkampungan.

“Kebijakan Wali Kota Eri Cahyadi yang mengajak semua pihak, telah memberi pesan yang sangat jelas, kita harus menghadapi semua kesulitan di masa pandemi Covid-19, dengan jiwa kebersamaan. Dengan bersama-sama. Dengan gotong royong. Holopis kuntul baris. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” kata Adi Sutarwijono.

Dengan gotong royong itu pula, Surabaya telah tumbuh sebagai kota yang maju, namun berwajah manusiawi. 

“Ketika ada nenek Sumirah yang tidak tersentuh bantuan pemerintah, banyak pihak turun membantu. Mungkin masih ada nenek-nenek Sumirah yang lain, atau warga Surabaya lain, yang hidup sebatang kara, dan mengetuk hati nurani kita. Mereka harus segera mendapat bantuan,” kata Adi. Alq

Berita Terbaru

Ketika Ho-Peng Ikut Campur, Singkirkan Fakta Hukum

Ketika Ho-Peng Ikut Campur, Singkirkan Fakta Hukum

Jumat, 21 Agu 2026 07:01 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 07:01 WIB

Oleh: Lansia 70 Tahun, yang Muak Lihat Hukum Diobral 1 .PEMBUKA: SIAPA ITU “HO- PENG”?* Dalam bahasa jalanan “hoping” itu calo. Calo tilang. Calo perkara. Calo…

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – TULISAN kali ini, saya mau berbagi pengalaman tentang keajaiban. Ketika pasrah datang, ketika putus asa menyelimuti, hanya sebutir semangat y…

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Agnez Mo berhasil mendulang popularitas internasional setelah tampil dalam serial Reacher Season 4. Namanya melambung di sejumlah platform…

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – WAKIL Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan jemaah umrah di Indonesia setiap tahunnya mencapai 3 juta orang. Satu …

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan persoalan…

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diminta untuk segera melaporkan profil hutang pemerintah pada pelaksanaan APBN 2025. Pasalnya, laporan…