Sempat Dicemooh, Kini Sukses Bangun Bisnis Kuliner

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Randy Christianto saat mengikuti lomba Surabaya Culinary Challenge. SP/ TLG
Randy Christianto saat mengikuti lomba Surabaya Culinary Challenge. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Randy Christianto memang sangat menekuni dunia dunia kuliner. Kala itu, saat masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), Randy terinspirasi oleh kemampuan memasak yang diperlihatkan kedua orang tuanya. Semenjak itulah, dia memiliki keinginan untuk mengenyam pendidikan di jurusan tata boga.

Namun, sebelum itu, Randy juga kerap mendapatkan cemoohan dari teman dan tetangga ketika sekolah jurusan tata boga, hingga dirumahkan dari pekerjaan chef hotel karena pandemi.

Ketika memasuki bangku SMK itu, Randy mengaku sempat dicemooh oleh teman–teman dan tetangganya. Dia diejek karena seorang laki–laki menekuni bidang memasak dan masuk jurusan tata boga.

Ejekan dan cemooh itulah yang membuat anak sulung dari kedua bersaudara ini dianggap sebagai kritik yang membangun. Sehingga, pada tahun kedua masa SMK, dirinya mengikuti kompetisi lomba kompetensi siswa (LKS) tingkat provinsi Jawa Timur (Jatim) pada 2014, dan ajang kompetisi memasak yang diselenggarakan oleh salah satu produk makanan ternama di Surabaya pada 2015. Dari kedua ajang tersebut, Randy memperoleh juara kedua.

Selain itu, dirinya juga mengikuti perlombaan Musyawarah Nasional (MUNAS) Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) kategori jajanan pasar pada 2018. Tak tanggung-tanggung, Randy memperoleh juara pertama dan mendapat medali emas.

Saat ditanya kemampuan memasak, Randy mengaku mampu memasak jenis makanan tradisional, makanan barat (western), serta makanan penutup (dessert). “Kelemahan saya ada di chinese food (makanan khas negara Tiongkok, Red). Tapi saya tidak berhenti berusaha untuk membuat makanan tersebut,” jelasnya.

Namun, saat masa pandemi Covid-19, dirinya dirumahkan sampai batas waktu yang tidak diperkirakan. Sehingga, alumnus SMP Negeri 01 Ngantru itu mengundurkan diri dan mulai membuka peluang usaha di Kota Marmer. “Februari kemarin launching (peresmian, Red) usaha angkringan,” urainya.

Angrkingan yang berlokasi di samping rumahnya itu menyediakan makanan dan minuman khas racikannya. Yakni nasi pecel dan ayam bakar. Selain itu, minuman yang dia jual juga berbeda dari biasanya. Yaitu susu sapi dan kopi didatangkan langsung dari Desa Sendang, serta teh dari bunga telang. “Bunga telang saya tanam sendiri di pekarangan rumah,” ujarnya.

Saat ditanya antusiasme warga terhadap usahanya, Randy mengatakan, bahwa pengunjung menyukai produk buatannya. Alhasil, dia mendapatkan keuntungan 50 persen dari omzet penjualannya.

Dia menegaskan, bidang kuliner baginya merupakan salah satu jenis usaha yang menyenangkan. Sebab dirinya dapat menuangkan ide kreatif menjadi sebuah produk yang dapat dikonsumsi masyarakat. Sehingga, dirinya berusaha menepis stigma negatif masyarakat melalui prestasi dan capaiannya selama ini. Dsy2

 

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …