Penggunaan Masker Ganda Kurangi Risiko Klaster Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seseorang yang sedang menggunakan masker ganda di musim pandemi. SP/ SBY
Seseorang yang sedang menggunakan masker ganda di musim pandemi. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pandemi Covid-19 di Indonesia kian menurun sejak adanya PPKM Darurat, PPKM Level 4 hingga 3, namun di antara kabijakan tersebut yang membawa dampak besar adalah penerapan protokol kesehatan, diantaranya penggunaan masker ganda.

Makser ganda yang direkomendasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS), adalah masker medis dan masker kain berlapis tiga bahan. Tujuannya, untuk mengantisipasi risiko penularan sejumlah varian baru SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Selain itu, penggunaannya juga diyakini dapat menekan risiko penularan varian virus baru yang dilaporkan lebih cepat menular, salah satunya varian Delta atau B1617.2 asal India yang kini terdeteksi di sejumlah daerah di Indonesia.

"Mengapa masyarakat perlu memakai masker ganda? Bila perlu menggunakan masker ganda karena masker kain saja di bagian kiri-kanannya masih ada yang bolong, jadi semakin sangat memungkinkan untuk terjadi penularan," ujar juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi.

Siti menyebut, laporan dari Australia mengatakan kecepatan penularan dari varian Delta 10 sampai 15 detik. "Bahkan saat orang berpapasan tanpa pakai masker sudah bisa membuat orang itu positif atau tertular," kata dia, Jumat (27/8/2021).

Secara terpisah, dokter spesialis penyakit dalam, Andi Khomeini, mengatakan AS meningkatkan penggunaan masker ganda kepada warganya sebagai proteksi terhadap varian baru yang muncul. Masker medis di bagian dalam punya lekukan di salah satu sisinya supaya lebih fit di wajah. 

"Menurut penelitian CDC, penggunaan masker ganda juga masih memiliki risiko tertular 10 persen, namun perlindungan 90 persen lebih bagus dari 60 persen (satu lapis masker)," kata dokter yang bertugas di Rumah Sakit Wisma Atlet, Jakarta, itu. Dsy10

 

Berita Terbaru

Mercedes-AMG Sebanyak 30 unit Ludes di Seluruh Dunia

Mercedes-AMG Sebanyak 30 unit Ludes di Seluruh Dunia

Rabu, 23 Sep 2026 09:09 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mercedes-AMG CLE 646 Spezialanfertigung. Mercedes-AMG hanya dibuat sebanyak 30 unit di seluruh dunia. Namun sebelum debut dunianya pada…

Soal Insentif Kendaraan Listrik, Moeldoko Kritik Pemerintah

Soal Insentif Kendaraan Listrik, Moeldoko Kritik Pemerintah

Rabu, 23 Sep 2026 09:07 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko mengkritik Pemerintah soal insentif kendaraan listrik yang…

Ahli Waris Korban Insiden KMP Virgo Transport 8, Disantuni Rp 70 juta

Ahli Waris Korban Insiden KMP Virgo Transport 8, Disantuni Rp 70 juta

Rabu, 23 Sep 2026 09:05 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ahli waris satu korban korban insiden KMP Virgo Transport 8 meninggal dunia yakni almarhum Surya telah menerima santunan sebesar Rp 70 juta.…

Pemerintah Buka Kualitas Beras Fortifikasi Palsu

Pemerintah Buka Kualitas Beras Fortifikasi Palsu

Rabu, 23 Sep 2026 09:03 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Modus beras fortifikasi palsu terungkap. Pada 15 September 2026 lalu, Kementerian Pertanian bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas)…

Bulutangkis Beregu Putri ke Semi Final Lawan China

Bulutangkis Beregu Putri ke Semi Final Lawan China

Rabu, 23 Sep 2026 09:02 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:02 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim bulutangkis beregu putri telah mengamankan medali Asian Games 2026 usai menaklukkan Taiwan di babak perempatfinal. Kini, mereka membidik …

Jagoan-jagoan Indonesia Belum Naik Panggung

Jagoan-jagoan Indonesia Belum Naik Panggung

Rabu, 23 Sep 2026 09:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:00 WIB

SURABAYAPAGI.com – Indonesia masih kumpulkan delapan medali. Rinciannya satu perak dari teqball, sisanya dua perunggu dari karate, satu perunggu dari teqball, s…