Ratusan Warga Kota Mojokerto Dapat Bantuan Bedah Rumah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat saat silaturahmi dan penyerahan secara simbolis buku tabungan kepada 30 orang penerima manfaat di Aula Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jumat (27/8/2021) sore. SP/Dwy AS
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat saat silaturahmi dan penyerahan secara simbolis buku tabungan kepada 30 orang penerima manfaat di Aula Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jumat (27/8/2021) sore. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Ratusan warga Kota Mojokerto menerima bantuan uang sebesar Rp. 20 juta untuk program bedah rumah tahun 2021. Dana puluhan juta tersebut langsung ditransfer ke rekening penerima tanpa dipotong biaya sepeser pun.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan tahun ini terdapat 140 orang penerima yang akan segera merasakan manfaat program bedah rumah. 

"Rinciannya 95 penerima berada di Kecamatan Prajurit Kulon, 9 penerima di Kecamatan Kranggan dan 36 penerima di Kecamatan Magersari," ujar Wali Kota Ning Ita saat silaturahmi dan penyerahan secara simbolis buku tabungan kepada 30 orang penerima manfaat di Aula Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jumat (27/8/2021) sore.

Petinggi pemkot ini menyebut, program bedah rumah swadaya ini bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021. Tahun ini jumlahnya lebih sedikit dibanding tahun 2019 dan tahun 2020.

"Tahun 2019 kemarin ada 200 Keluarga Berpenghasilan Rendah (KBR) yang menerima bantuan, tahun 2020 turun menjadi 150 orang dan tahun ini turun lagi menjadi 140 orang penerima manfaat," terangnya.

 

Ning Ita menyebut, sejatinya sesuai Surat Keputusan (SK) tahun 2015, Kota Mojokerto sudah dinyatakan bebas dari plotting lingkungan kumuh melalui program Kotaku yakni Kota Bebas Kumuh. Tapi sejak pandemi Covid-19 melanda, plotting itu bisa jadi berubah.

"Karena pandemi memukul perekonomian warga, jadi yang kemarin sudah dinyatakan mampu, sekarang bisa berubah menjadi kurang mampu. Untuk itu diperlukan survey terbaru yang bisa menentukan kondisi riil Kota Mojokerto saat ini," tegasnya.

Ia mengatakan, Kota Mojokerto memiliki tingkat kepadatan penduduk yang lebih tinggi dibandingkan Ibu Kota DKI Jakarta. Pasalnya, luas Kota Mojokerto yang hanya 20,21 kilometer persegi memiliki jumlah penduduk sebesar 140 ribu jiwa. 

"Tingkat kepadatan kita sebesar 7 ribu per kilometer persegi sedangkan DKI Jakarta hanya 6,8 per kilometer persegi. Ini artinya, persoalan lingkungan kumuh dan tidak sehat juga mengintai kota kita sehingga perlu ada solusi cepat untuk penanganannya," ujarnya.

Masih kata Ning Ita, selain program bedah rumah, Kota Mojokerto juga memiliki program lain yang berkaitan dengan peningkatan pola hidup bersih dan sehat warga. Diantaranya program Ipal Komunal atau pembangunan jamban di masing-masing kelurahan yang diperuntukkan bagi 70 kepala keluarga, program septic komunal untuk 39 keluarga dan program jamban keluarga.

"Untuk program ini, kotorannya tidak boleh dibuang di saluran maun di selokan secara sembarangan. Jadi harus dibuang di septic tank yang memenuhi standar kesehatan sehingga tidak mencemari sumur tetangga sekitar," cetusnya.

Ning Ita berjanji, berbagai program untuk peningkatan kelayakan hunian warga ini akan terus digencarkan di tahun-tahun berikutnya. Sehingga Kota Mojokerto bisa terbebas dari lingkungan kumuh dan pola hidup tidak sehat.

"Tahun 2023 dan 2023 akan tetap kita anggarkan untuk bedah rumah. Karena saya ingin rumah yang belum layak, tak sehat dan tak memenuhi standar kelayakan bisa berubah menjadi sehat dan layak," tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kota Mojokerto, Mashudi mengatakan tahun ini Kota Mojokerto menerima DAU Bantuan Rumah Swadaya (BRS) sebanyak 50 unit dan DAK sebesar 90 unit.

"Masing-masing unit mendapatkan bantuan sebesar Rp. 20 juta. Itu untuk biaya beli material sebesar Rp. 17,5 juta dan biaya tukang sebesar Rp. 2,5 juta," jelasnya.

Ia menjelaskan, saat ini program tersebut baru masih tahap penyerahan buku tabungan. Setelahnya, akan dilaksanakan program tersebut di masing-masing kelurahan dengan dilakukan pendampingan secara penuh dari Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL).

"Penerima bantuan tidak perlu khawatir dalam mempergunakan dana ini, karena ada pendampingan dari petugas kita, dengan harapan bedah rumah dapat terselesaikan tepat waktu dan dengan biaya yang sesuai,” pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Surabaya Dipilih Jadi Kota Pembuka RunXperience 2026, Angkat Potensi Komunitas Lari dan UMKM

Surabaya Dipilih Jadi Kota Pembuka RunXperience 2026, Angkat Potensi Komunitas Lari dan UMKM

Minggu, 19 Jul 2026 13:19 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Ajang lari bertajuk RunXperience 2026 digelar di Surabaya sebagai kota pembuka sebelum dilanjutkan di Jakarta pada Oktober mendatang. K…

Dipicu Musim Kemarau dan Suhu Dingin, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Kota Malang Naik

Dipicu Musim Kemarau dan Suhu Dingin, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Kota Malang Naik

Minggu, 19 Jul 2026 12:28 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Imbas musim kemarau dengan suhu dingin membuat harga sejumlah sayur di pasar tradisional Kota Malang merangkak naik. Bagaimana…

Pentingnya Keselamatan di Perlintasan, PT KAI Daop 7 Madiun Gelar Edukasi Proaktif di Sekolah

Pentingnya Keselamatan di Perlintasan, PT KAI Daop 7 Madiun Gelar Edukasi Proaktif di Sekolah

Minggu, 19 Jul 2026 11:44 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pentingnya keselamatan dalam setiap perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengambil langkah…

Lewat LSDP, Pemkot Malang Usul ‘Autothermix’ untuk Atasi Masalah Sampah

Lewat LSDP, Pemkot Malang Usul ‘Autothermix’ untuk Atasi Masalah Sampah

Minggu, 19 Jul 2026 11:36 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Melalui skema Local Service Delivery Project (LSDP), Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, mengusulkan penggunaan teknologi autothermix…

Dinas Pendidikan Tulungagung Kaji Ulang Pemindahan Guru SD Terdampak Nihil Siswa

Dinas Pendidikan Tulungagung Kaji Ulang Pemindahan Guru SD Terdampak Nihil Siswa

Minggu, 19 Jul 2026 11:25 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti perihal sejumlah guru SD negeri yang sekolahnya nihil atau tidak mendapatkan satupun murid baru pada tahun…

Lewat Craft Painting, Pemkot Madiun Wadahi Kreativitas Anak Sejak Usia Dini

Lewat Craft Painting, Pemkot Madiun Wadahi Kreativitas Anak Sejak Usia Dini

Minggu, 19 Jul 2026 11:17 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui gelaran lomba craft painting, yakni lomba melukis di atas media anyaman tradisional dengan mengangkat tema identitas Kota…