Nekat Buka, Kafe di Kediri Dibubarkan Petugas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas satpol PP membubarkan kafe yang nekat beroperasi di tengah penerapan PPKM.
Petugas satpol PP membubarkan kafe yang nekat beroperasi di tengah penerapan PPKM.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Sebuah kafe di Kediri dibubarkan petugas gabungan pada Sabtu (4/9) malam. Satpol PP terpaksa membubarkan kafe M3 di Desa Sumberejo kecamatan Ngasem kabupaten Kediri karena nekat buka di saat penerapan PPKM.

Tidak hanya nekat buka, kafe dan karaoke M3 juga mempekerjakan beberapa pemandu lagu untuk melayani para pengunjung. Sehingga berpotensi menimbulkan kerumunan dan melanggar aturan.

“Kami dapat informasi dari masyarakat jika cafe dan karaoke tersebut tetap nekat buka di masa PPKM. Saat kami datang banyak pengunjung di lokasi yang minum-minum dan berkaraoke.”terang Endy Bagyo, Kasi Binwasluh (Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan) yang juga Penyidik PPNS Satpol PP melalui staf Satpol PP Kabupaten Kediri bagian Deteksi Dini dan Cegah Dini Danuri.

Petugas yang datang langsung membubarkan kafe dan karaoke M3, serta cafe disuruh tutup.

Sementara pemilik cafe dan karaoke M3 diberikan sanksi sesuai Perbup 44 Tahun 2020, dan Perda Trantibum No 3 Tahun 2021, karena Melanggar ketentuan PPKM .

“Pemilik cafe dan karaoke M3 dikenai sanksi sesuai Perbup 44 Tahun 2020, dan Perda Trantibum, yakni denda RP 500 ribu dan langsung dibayarkan ke Kas Negara Melalui Bank Jatim.”tambah Danuri.

Selanjutnya petugas Satpol PP juga bergerak ke Cafe dan karaoke Mentaya di Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Di kafe Mentaya justru tambah parah. Beberapa pelayan pemandu lagu tampak berpakaian minim dan seksi melayani para pengunjung.

“Kafe dan karaoke Mentaya juga langsung kami bubarkan dan disuruh tutup. Karena rata-rata pengunjung tidak memakai masker dan juga tidak menjaga jarak. Pemiliknya juga kami kenakan denda sesuai Perbup 44 Tahun 2020, dan Perda Trantibum No 3 Tahun 2021, karena melanggar ketentuan PPKM dengan denda Rp 500 ribu dan langsung dibayarkan ke Kas Negara.”kata Danuri.

Selain itu, petugas juga melakukan razia dan pengecekan ke sejumlah kafe di wilayah Ngasem dan Pagu. Namun sudah banyak pemilik yang memilih menutup kafenya sendiri karena masa PPKM.

“Razia ke sejumlah kafe dan karaoke akan terus kami laksanakan untuk menekan penyebaran Covid-19. Semoga dengan langkah pencegahan ini, angka kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri dapat ditekan.” pungkas Danuri. 

 

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…