Wali Kota Mojokerto Gratiskan Swab Antigen Peserta Tes CPNS 2021

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ning Ita menggratiskan biaya tes swab antigen bagi peserta tes CPNS tahun 2021. SP/Dwy Agus Susanti
Wali Kota Mojokerto Ning Ita menggratiskan biaya tes swab antigen bagi peserta tes CPNS tahun 2021. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggratiskan pemeriksaan swab antigen bagi warganya yang akan mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021.

Kebijakan ini menindak lanjuti aturan yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait kewajiban membawa surat hasil rapid tes antigen atau swab PCR bagi CPNS yang akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari tak menampik bila aturan tersebut dirasa memberatkan peserta CPNS yang akan mengikuti SKD. Terlebih mengingat harga tes PCR yang dianggap masih relatif mahal walau sudah diturunkan.

"Untuk itu kami ingin meringankan beban mereka dengan memberikan rapid antigen gratis demi kelancaran persyaratan tersebut," ujarnya, Minggu (5/9/2021).

Ia mengatakan pemeriksaan swab antigen gratis tersebut tidak hanya diberikan kepada peserta yang ikut formasi tes CPNS Pemkot Mojokerto. Namun juga terbuka bagi peserta yang mengikuti tes di Kabupaten/Kota lain se Provinsi Jawa Timur. 

"Asalkan punya KTP Kota Mojokerto dan membawa bukti kartu peserta tes CPNS, monggo silahkan datang ke Puskesmas sesuai domisili KTP masing-masing untuk dilayani tes swab antigen gratis," ujarnya.

Petinggi Pemkot ini menyebut, tes antigen gratis ini merupakan upaya Pemkot Mojokerto dalam memberikan dukungan kepada warganya yang berjuang untuk bisa lolos tes CPNS.

"Warga  Kota Mojokerto harus memiliki harapan besar untuk masa depan yang lebih baik. Ini bisa dicapai, bila putra putri Kota Mojokerto bisa diterima masuk sebagai PNS di instansi pemerintahan manapun yang dikehendakinya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto, M. imron mengatakan ada dua teknis pelaksanaan pemberian swab antigen gratis bagi warga Kota Mojokerto yang hendak mengikuti seleksi tes CPNS.

"Teknisnya beda antara warga kota yang mendaftar tes SKD CPNS Kota Mojokerto dengan warga kota yang mendaftar tes SKD CPNS di daerah atau instansi lain di luar Kota Mojokerto," ujarnya.

Imron menjelaskan, untuk warga Kota yang mengikuti ujian SKD CPNS Kota Mojokerto tanggal 5 Oktober nanti, maka akan diberi fasilitas swab antigen gratis pada tanggal 4 Okrober di Puskesmas masing-masing sesuai domisili KTPnya.

"Syaratnya mudah kok, hanya membawa KTP Kota Mojokerto dan membawa kartu peserta," ujarnya.

Tak hanya swab gratis, lanjut Imron, Pemkot Mojokerto juga menyediakan kemudahan layanan vaksinasi  bagi pelamar CPNS asal Kota Mojokerto yang belum mendapatkan vaksinasi dosis pertama.

"Pelamar CPNS asal Kota Mojokerto yang belum vaksin dosis pertama maka bisa mengikuti vaksin tanggal 25 September nanti di Puskesmas sesuai domisili masing-masing," ujarnya.

Kemudian, tekhnis kedua, ujar Imron, Pemkot Mojokerto juga memberi tes antigen gratis bagi warga Kota Mojokerto yang hendak mengikuti SKD CPNS di Kabupaten, Kota atau instansi lain di Provinsi Jawa Timur.

"Syaratnya harus mendaftar terlebih dahulu di pendaftaran online tes swab antigen gratis Kota Mojokerto di https://s.id/daftarantigenskdkotamojokerto paling lambat tanggal 10 September. Dan jika masih membutuhkan info lebih lanjut bisa menghubungi BKPSDM pada jam kerja di nomor 0321-399600 atau kirim email ke [email protected]," pungkasnya. dwy

Berita Terbaru

Lewat Konsumsi Ikan, Pemkot Surabaya Terus Kampanyekan Diversifikasi Protein

Lewat Konsumsi Ikan, Pemkot Surabaya Terus Kampanyekan Diversifikasi Protein

Senin, 27 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya membangun pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga,…

Dorong Pelaporan Pajak, Pemkot Surabaya Dorong Restoran dan Kafe Pakai Sistem Digital

Dorong Pelaporan Pajak, Pemkot Surabaya Dorong Restoran dan Kafe Pakai Sistem Digital

Senin, 27 Jul 2026 15:12 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui penerapan sistem digital, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong transparansi pelaporan pajak di sektor…

Sosialisasikan Perda Hunian Layak, Pemkot: Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Maksimal 7 Hari

Sosialisasikan Perda Hunian Layak, Pemkot: Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Maksimal 7 Hari

Senin, 27 Jul 2026 15:03 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2026 tentang Hunian yang Layak, Pemerintah Kota…

Gegara Hama Ulat Hitam, Petani Bawang Merah di Nganjuk Alami Gagal Panen

Gegara Hama Ulat Hitam, Petani Bawang Merah di Nganjuk Alami Gagal Panen

Senin, 27 Jul 2026 14:48 WIB

Senin, 27 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Diserang hama ulat hitam, sejumlah petani di wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk bawang merah mengalami gagal panen.…

Belasan Rumah di Banyuwangi Diterjang Puting Beliung, Kerugian Capai Rp25 Juta

Belasan Rumah di Banyuwangi Diterjang Puting Beliung, Kerugian Capai Rp25 Juta

Senin, 27 Jul 2026 14:41 WIB

Senin, 27 Jul 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Baru-baru ini sebanyak belasan rumah di Dusun Ngadirejo, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi diterjang angin puting…

Primadona Masyarakat, Warkop Jadi Salah Satu Pendorong Ekonomi Mikro

Primadona Masyarakat, Warkop Jadi Salah Satu Pendorong Ekonomi Mikro

Senin, 27 Jul 2026 14:30 WIB

Senin, 27 Jul 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Surabaya Menjadi salah satu kota dengan sebutan seribu warung kopi atau yang sering di kenal warkop. Usaha ini sangat banyak di…