Puluhan Mahasiswa Jember Gelar Aksi 'Diam'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah mahasiswa menggelar aksi ‘diam’ untuk menolak adanya praktek pertambangan di Jember.
Sejumlah mahasiswa menggelar aksi ‘diam’ untuk menolak adanya praktek pertambangan di Jember.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Puluhan mahasiswa di jember menggelar aksi ‘Diam’ di Bundaran DPRD Jember, Senin (6/9). Aksi ‘Diam’ yang dilakukan 25 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Jember Tolak Tambang (AJTT) itu dalam rangka menolak praktek pertambangan di Kabupaten Jember.

Aksi tanpa melakukan orasi dan hanya berdiam diri itu, dilakukan dengan membentangkan poster yang dipegang oleh masing-masing peserta aksi. Poster tersebut bertuliskan pesan-pesan tentang penolakan adanya praktek pertambangan di Kabupaten Jember.

“Dalam aksi ini, kita hanya diam sambil membentangkan poster di Bundaran DPRD Jember. Selama satu jam,” kata Korlap Aksi M. Abdul Rosi saat dikonfirmasi di lokasi aksi.

Ia menyampaikan, adanya aksi diam itu, sebagai bentuk protes para mahasiswa Jember, menolak dengan adanya praktek pertambangan di Kabupaten Jember.

“Tuntutan kami menolak adanya pertambangan di Jember. Kemudian kedua, mencabut draf di RT/RW di 11 kecamatan di Jember, sebagai kawasan pertambangan,” sebutnya.

Menurut mahasiswa semester 8 di universitas ternama di Jember itu, pertambangan dinilai dapat merusak lingkungan dan tidak memberikan manfaat yang positif bagi rakyat.

“Akan lebih baik, kita majukan Jember ini dari basis pertanian. Karena kami meyakini Jember bisa maju tanpa adanya pertambangan,” ungkapnya.

Mengingat pada masa PPKM Darurat tidak diperbolehkan adanya aksi penyampaian atau orasi di tempat umum. Rosi berdalih aksi diam yang dilakukan oleh AJTT sudah menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Aksi ini adalah aksi kedua dan lanjutan, mengingat saat ini pembahasan RPJMD itu. Aksi ini mungkin akan berlanjut, agar Jember lebih baik tanpa tambang dan majukan pertanian,” imbuhnya.

Pantauan di lokasi aksi, setelah melakukan Aksi Diam di Bundaran DPRD Jember, para mahasiswa itu membubarkan diri.

 

Berita Terbaru

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 yang tinggal menunggu hari, di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung…

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang momen buka puasa saat Ramadhan baru-baru ini mengalami lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir di…

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya tindak lanjut terkait maraknya Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang selalu viral di media sosial (medsos) karena…

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

SurabayaPagi, Situbondo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 m…

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…