Kontroversi Bullying, Kwon Mina Bakal Hapus Akun Instagram

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kwon Mina
Kwon Mina

i

SURABAYAPAGI.COM, Seoul - Kwon Mina belakangan ini kembali ramai dibahas. Netizen yang awalnya menaruh simpati, kini berbalik mengkritik sikapnya karena terus "menyerang" Jimin meski dia telah pensiun dari industri hiburan.

Di tengah kontroversi tersebut, netizen mulai menggali masa lalu Mina dan menemukan video lawas yang cukup mengejutkan. Pasalnya, empat tahun silam ada seorang YouTuber yang terang-terangan mengkritik sikap buruk Mina usai bertemu langsung dengannya.

Dia adalah YouTuber Min Manse yang pernah ambil bagian dalam syuting MV "Heart Attack" AOA. Dalam video yang diunggahnya pada tahun 2017, Min Manse mengungkap bagaimana sikap member AOA saat berada di lokasi syuting.

Saat membahas Mina, Min Manse berkata, "Di sisi lain, ketika aku bertemu Mina... Mina, yah..sungguh. Aku tidak menyukainya."

Dia kemudian menjelaskan bahwa Mina bukan orang yang baik. Min Manse menjelaskan, "Sangat berat dan sombong dengan semua orang. Aku pikir dia kurang ekspresif dengan orang-orang."

YouTuber tersebut juga menerangkan bahwa Mina melakukan berbagai hal sendiri alih-alih bersama grupnya. Karena itulah Min Manse berharap Mina bisa berubah.

Dia menuturkan, "Maksudku jika kita semua pergi ke jalan yang sama, dia akan (mengambil arah) sebaliknya. Dan aku tidak menyukai perilakunya. Dia tidak menyapa orang, dia selalu menjauh dari semua orang."

"Itu adalah pengalamanku. Sejujurnya, semua orang mengalami hari yang menyenangkan, tapi dia tidak. Akhirnya, kupikir Mina perlu mengubah sikapnya," pungkas Min Manse saat itu.

Sementara itu, pada Kamis (9/9), Mina kembali berbicara di Instagram tentang rangkaian kontroversinya. Dia juga berjanji untuk menghapus akun Instagram-nya sekali lagi.

 Mina sekali lagi berbicara di Instagram setelah pembaruan terbaru tentang kontroversi antara dia dan Jimin yang diduga telah melakukan tindak bullying atau perundungan seperti yang dituduhkan Mina sejak tahun lalu.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Dispatch baru-baru ini mengungkapkan transkrip panjang pesan teks yang melibatkan mantan member AOA Mina dan Jimin, yang menurut Mina telah mem-bully dirinya selama 10 tahun bersama girl grup tersebut. Mina juga membagikan tanggapannya sendiri atas laporan ini.

Dalam posting Instagram terbarunya, Mina menjelaskan teks antara ibunya dan mantan pacarnya Yoo sekali lagi dan mengungkapkan bahwa dia akan menghapus media sosialnya. "Aku tidak bisa memposting, jadi aku akan memberi tahu kalian ini dan menghapus Instagramku besok," tulis Mina.

"Pertama, aku memeriksa foto dan video yang diklaim oleh Yoo serta tingkat keparahannya. Itu hanya menunjukkan kondisiku. Tidak ada kata lain, dan teks itu saja. Tidak ada ancaman. Tidak ada ancaman bunuh diri," tegasnya.

Mina juga merasa bahwa tindakan dan komentarnya keterlaluan terlepas dari perasaan kasarnya setelah mengundurkan diri (dari AOA). Namun, dia ingin merilis suara dan video, bukan transkrip. Tapi sayangnya tak ada yang punya rekaman videonya.

"Ada begitu banyak bagian yang diedit dalam transkrip, dan aku berjanji untuk memaafkan semuanya dengan permintaan maaf yang tulus. Namun, itu tidak tampak seperti permintaan maaf yang tulus dari sudut pandangku, dan 10 tahun itu terlalu lama dan menyakitkan bagiku," lanjutnya.

Mina meneruskan bahwa setelah itu, tindakannya, termasuk SMS, lebih kejam karena dia sangat dendam sehingga dirinya ingin membalasnya dengan hal yang sama. Ucapan dan tindakan yang seharusnya tidak dia lakukan pada akhirnya menjadi keterlaluan.

"Aku juga menyakiti banyak orang. Maaf, tapi sekarang aku tidak terikat dengan masa lalu. Aku akan menutup media sosialku untuk sementara waktu. Jika aku punya kesempatan, aku berharap kami akan memiliki ruang lain untuk berbicara lagi," tutupnya. ks/na

Berita Terbaru

Disdik Surabaya Pastikan Daya Tampung Lulusan SD di SMP Negeri dan Swasta

Disdik Surabaya Pastikan Daya Tampung Lulusan SD di SMP Negeri dan Swasta

Rabu, 20 Mei 2026 11:31 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti lulusan Sekolah Dasar (SD), Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya memastikan akan tertampung di Sekolah Menengah…

Pemkab SItubondo Optimistis Program Sekolah Rakyat Mampu Tekan Kemiskinan

Pemkab SItubondo Optimistis Program Sekolah Rakyat Mampu Tekan Kemiskinan

Rabu, 20 Mei 2026 11:17 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Menindaklanjuti program Sekolah Rakyat yang rencananya akan dibangun pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo,…

Jelang Idul Adha 2026, Petugas Banyuwangi Mulai Sigap Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Jelang Idul Adha 2026, Petugas Banyuwangi Mulai Sigap Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Rabu, 20 Mei 2026 11:11 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui petugas kesehatan mulai memeriksa kesehatan…

Permudah Administrasi Masyarakat, Pemkot Madiun Wujudkan Layanan Publik Anti Calo di MPP

Permudah Administrasi Masyarakat, Pemkot Madiun Wujudkan Layanan Publik Anti Calo di MPP

Rabu, 20 Mei 2026 11:02 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mempermudah masyarakat dalam mengurus perizinan ataupun data administrasi kependudukan, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun,…

Gelar Bursa Kerja, Pemkab Madiun Komitmen Tekan Angka Pengangguran

Gelar Bursa Kerja, Pemkab Madiun Komitmen Tekan Angka Pengangguran

Rabu, 20 Mei 2026 10:54 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna menekan angka pengangguran terbuka yang masih terbilang tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, menggelar pameran bursa…

Wujudkan Pendidikan Bermutu, Kota Mojokerto Resmi Luncurkan SPMB Berbasis 'RAMAH'

Wujudkan Pendidikan Bermutu, Kota Mojokerto Resmi Luncurkan SPMB Berbasis 'RAMAH'

Rabu, 20 Mei 2026 08:19 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 08:19 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (S…