ANALISA BERITA

ADN: Pemerintah Tak Profesional Mengelola Lapas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Achmad Dimyati Natakusumah
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Achmad Dimyati Natakusumah

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Menyoroti kasus terbakarnya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Kota Tangerang yang menyebabkan 41 narapidana meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka pada Rabu, (08/09/2021) kemarin.

Kinerja pemerintah, khususnya Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) saat ini menjadi sorotan. Pasalnya, pengelolaan lembaga pemasyarakatan (lapas) Indonesia mendapat nilai merah.

Saya itu heran dengan ketidakmampuan pemerintah dalam mengelola lapas. Berbagai masalah selalu terjadi. Seperti peredaran narkoba, kerusuhan, tahanan melarikan diri, dan teranyar kebakaran Lapas. Hingga saat ini tidak ada perbaikan

Kan kejadian (permasalahan lapas) ini bukan sekali dua kali, kita geram juga ini, ada di mana permasalahannya.

Menurut saya, kebakaran yang terjadi dinihari tersebut adalah bukti tidak profesionalnya kinerja petugas dalam mengawas dan mengelola lembaga pemasyarakatan.

Ini kita melihat kurang profesional dalam mengelola rumah tahanan. Jadi kalau kita melihat kejadian seperti ini kan sudah berkali-kali.

Dari mulai rekrutmen, penempatan dan juga manajemen yang ada. Kesalahan kan bisa jadi dari yang bawah atau juga dari yang atas. Jadi saya melihat seperti ini berulang-ulang dan bosen ini kejadian lagi”,

Saya tegaskan  kejadian kebakaran Lapas Kelas 1 Kota Tangerang ini harus diusut tuntas dan dicari apa penyebabnya apakah ada unsur kesengajaan atau tidak.

Tapi diusut dengan benar. Kalau di Luar Negeri baik di Eropa maupun di Amerika, jika terjadi seperti ini pemimpinnya mengundurkan diri.

Kalau di kita bisa cari alasan seperti over kapasitas yang menurut saya sudah klise ya, tinggal bagaimana membuat peraturan yang jelas di lapangan seperti ‘restoratif justice’ atau penempatan yang tepat,” urai Dimyati.

Yang lebih miris lagi, kejadian terjadi pada sel tahanan kasus narkoba yang menyulitkan petugas untuk mengidentifikasi para korban jiwa.

Polisi harus mengusut tuntas ini, ada apa dibalik kebakaran yang terjadi di tahanan yang mayoritas narkoba. Kita gak ada yang tau apakah ada tahanan yang kabur atau ada tuker tahanan. Ini harus diusut tuntas.

Dalam hal ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) saya minta juga mengevaluasi total pengelolaan lapas. Kebakaran Lapas Klas I Tangerang, Banten, harus dijadikan momentum perbaikan pengelolaan penjara di Indonesia.
  
Intinya rapor merah buat pemerintah. Pemerintah kan punya pemimpinnya, dan pemimpinnya presiden. Kita harap ini menjadi introspeksi dan evaluasi bagi pemerintah.

(Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Achmad Dimyati Natakusumah dalam acara PKS Legislative Corner yang diadakan Fraksi PKS DPR RI yang dikutip dari laman medcom.id.pada Minggu (12/9)).

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…