Pemkab Pamekasan Distribusi Air Bersih ke 73 Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelepasan armada air bersih untuk daerah terdampak kekeringan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.
Pelepasan armada air bersih untuk daerah terdampak kekeringan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pamekasan - Di musim kemarau saat ini sejumlah wilayah mulai terdampak kekeringan dan bahkan beberapa mengalami krisis air bersih.

Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan Madura mulai mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat, Senin (13/9).

Pelepasan armada air bersih untuk daerah terdampak kekeringan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Ia didampingi forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) di Mandhapa Aghung Ronggosukowati.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan ini rutin dilakukan setiap tahun. 

Hanya saja, jumlah daerah terdampak kekeringan di Pamekasan tahun ini berkurang apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Hampir setiap tahun kita melakukan hal seperti ini, cuma yang membedakan tahun ini ada progres positif yang telah kita lakukan," kata Baddrut Tamam.

"Program bantuan air bersih untuk seluruh elemen masyarakat ini sekarang alhamdulillah sudah mulai berkurang," sambungnya.

Menurut Baddrut Tamam, jumlah daerah terdampak kekeringan itu menjadi indikasi kesuksesan Pemkab Pamekasan dalam melaksanakan program mengurangi angka kekeringan. 

Termasuk program pasimas atau program andalan pemerintah di dalam penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat pedesaan melalui pendekatan berbasis masyarakat.

"Kalau progresnya bertambah berarti kerja pasimas serta pengeboran, dan pipanisasi yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir ini berarti gagal. Alhamdulillah dari tahun ke tahun volume pengiriman air ke beberapa desa terus berkurang," syukurnya.

Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat 44 dusun yang musim ini terentas dari kekeringan dari 263 dusun. Bupati murah senyum ini mengaku bersyukur atas capaian luar biasa itu, karena air merupakan kebutuhan vital masyarakat yang harus terpenuhi.

"Data yang saya terima, dari tahun pertama tahun 2018, ada 77 desa yang masuk kategori kekeringan, tahun ini sudah 73 desa, artinya ada 4 desa yang sudah tuntas menyelesaikan kekeringan. Dari jumlah itu, Ada 44 dusun yang sudah terentas dari kekeringan dari 263 dusun, artinya progresnya semakin positif," terangnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu menuturkan, kesuksesan suatu program itu tidak lepas dari kerja sama semua elemen, tidak bisa hanya dilakukan satu orang saja, melainkan harus bersama-sama sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

"Kerja pemerintahan ini tidak bisa tunggal, dari satu elemen, fungsi dan tugas yang lain saling terikat. Sering saya sampaikan, seperti mobil, mesinnya bagus, bannya gembos tidak bisa jalan, mesin bagus, bannya bagus, tapi ada elemen lain yang fungsinya menggerakkan tidak berfungsi, juga tidak bisa jalan. Keseluruhannya itu tidak ada yang lebih mulai diantara satu dengan yang lainnya, sama," urainya.

Dia berharap, para petugas pengantar air yang mempunyai tugas mulia itu bisa sabar dan ikhlas melayani masyarakat. 

Sehingga kerja yang dilakukan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

"Di antara satu elemen dan elemen lainnya bekerja sama, padu untuk sampai di tujuan kita. Tujuan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh elemen masyarakat," ajaknya. 

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…