Legislator Setuju Dorong RHU Dibuka Jika Tertib Prokes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pekerja membersihkan fasilitas tempat hiburan atau Rekreasi Hiburan Umum Break Shot menggunakan cairan disinfektan.SP/IDX
Pekerja membersihkan fasilitas tempat hiburan atau Rekreasi Hiburan Umum Break Shot menggunakan cairan disinfektan.SP/IDX

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Surabaya menilai tempat rekreasi hiburan umum (RHU) yang patuh pada protokol kesehatan yang pantas diusulkan untuk buka secara terbatas jika nantinya rencana membuka RHU di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Sekretaris Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Surabaya Budi Leksono mengatakan, pihaknya setuju bahkan mendorong agar RHU segera dibuka demi lajunya roda perekonomian. "Tapi kami juga meminta Pemkot Surabaya agar kesempatan awal hanya diberikan kepada pengusaha RHU yang patuh terhadap aturan PPKM," katanya, Selasa (14/9.)

Menurut dia, RHU dibuka hanya untuk mereka yang selama ini patuh, namun bagi RHU yang selama ini banyak mendapatkan catatan sebagai pelanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sebaiknya ditunda dulu.

Menurut dia, di masa pandemi ini, perlu adanya pemberlakuan reward atau penghargaan serta punishment atau sanksi diberikan kepada RHU. Artinya, lanjut dia, bagi yang patuh aturan, maka berhak mendapatkan penghargaan, sebaliknya bagi yang selama ini tidak tertib aturan juga layak diberikan sanksi.

Ia menilai, bahwa pengusaha RHU yang selama ini telah berani melanggar PPKM level 4 dan 3, dianggap sangat berpotensi untuk tidak taat dengan asesmen protokol kesehatan. "Sebaiknya ditunda dulu kesempatannya. Berikan kesempatan membuka usaha itu kepada RHU yang selama ini tertib aturan," ujarnya.

Hal sama juga dikatakan anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni. Menurutnya, jika berbicara soal upaya pemulihan ekonomi maka relaksasi menjadi penting. "Jika itu soal sektor wisata dan RHU, yang terpenting adalah bagaimana pengusaha RHU memiliki komitmen kuat kepada Pemkot Surabaya," katanya.

Sesuai peraturan Kemendagri, kata dia, tempat wisata di daerah yang berstatus PPKM level 2 diperbolehkan buka. Namun ketika RHU itu dibuka, lanjut dia, paling tidak seluruh karyawan harus sudah tervaksin baik dosis satu maupun dosis dua. Selain itu, lanjut dia, prokes tetap harus terjaga dan bagi pengunjung tempat RHU wajib dilakukan swab antigen lebih dahulu. Ini untuk memastikan yang datang ke tempat RHU tidak sedang membawa virus corona.

Mantan jurnalis ini yakin, jika pengusaha tempat RHU itu akan bisa memegang teguh komitmen tersebut. Maka setidaknya itu akan meringankan beban pemkot."Karena, jika ada pengusaha RHU yang bandel dan tidak memvaksin dan tidak menerapkan swab antigen ketika masuk tempat RHU,  maka Itu bisa berpontensi menjadi klaster," kata Toni.

Kalau sudah menjadi klaster, maka yang rugi pemkot karena harus mengobati orang yang terpapar COVID-19. "Jadi, komitmen itu harus dipegang teguh. Sehingga pemulihan ekonomi jalan dan sektor kesehatan juga tetap terjaga," kata Toni.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya Irvan Widyanto  sebelumnya mengatakan, RHU belum boleh buka kalau Kota Surabaya masih masuk PPKM level 3. Meski demikian, ia mendukung upaya pemulihan ekonomi salah satunya akibat dari dampak RHU dibuka.

Meski demikian, status level 3 PPKM di Kota Surabaya diperpanjang lagi hingga 20 September mendatang. Hal ini berdasrakan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali pada Selasa (14/9).sb1/na

Berita Terbaru

Dibanderol Mulai Rp799 Juta, GWM Tank 500 Diesel Berkarakter Off-road Mejeng di Ajang IIMS 2026

Dibanderol Mulai Rp799 Juta, GWM Tank 500 Diesel Berkarakter Off-road Mejeng di Ajang IIMS 2026

Jumat, 06 Feb 2026 12:05 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - GWM Indonesia hadirkan GWM Tank 500 bertenaga diesel terbaru mejeng di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di…

Imbas Penjualan Anjlok, Sejumlah Dealer Audi di Pasar China Pilih Tutup

Imbas Penjualan Anjlok, Sejumlah Dealer Audi di Pasar China Pilih Tutup

Jumat, 06 Feb 2026 12:03 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Akibat penurunan penjualan dan margin keuntungan kendaraan merk Audi, kini sejumlah dealer di Pasar China pun tiba-tiba…

Jangan Hanya Retorika, Elemen  Masyarakat Tuntut Pemimpin Sidoarjo Peduli Kepetingan Rakyat

Jangan Hanya Retorika, Elemen  Masyarakat Tuntut Pemimpin Sidoarjo Peduli Kepetingan Rakyat

Jumat, 06 Feb 2026 11:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Gerah dengan semakin dalamnya keretakan hubungan Bupati Subandi dan wakil bupati Sidoarjo berbagai elemen masyarakat yang…

Pemkab Trenggalek Komitmen Siapkan Alih Fungsi Terminal Durenan Jadi Pusat Layanan Publik

Pemkab Trenggalek Komitmen Siapkan Alih Fungsi Terminal Durenan Jadi Pusat Layanan Publik

Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menyusul menurunnya aktivitas angkutan umum di Terminal Tipe C Durenan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah…

Jembatan Bailey di Ponorogo Ambrol Tergerus Aliran Sungai, Akses Antardesa Terputus Total

Jembatan Bailey di Ponorogo Ambrol Tergerus Aliran Sungai, Akses Antardesa Terputus Total

Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Diterjang hujan deras yang mengakibatkan aliran sungai juga ikut deras dan meluap mengakibatkan Jembatan Bailey Depok di Dukuh…

Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti viralnya masalah skizofrenia atau gangguan jiwa berat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo telah…