Surabaya Level 2 tapi Terasa Level 3

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Emil Dardak.
Emil Dardak.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya dinyatakan masuk level 2. Hal ini berdasarkan asesmen situasi COVID-19 dari Kemenkes RI. Namun, dalam Inmendagri nomor 42 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali, Kota Surabaya masih menerapkan PPKM level 3. Kok bisa?

Terkait hal ini, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memberi penjelasan. Menurut suami dari Arumi Bachsin ini,  salah satu penyebab Kota Surabaya masih menerapkan PPKM level 3 karena capaian vaksinasi di wilayah aglomerasi yang belum sesuai target pemerintah.

"Surabaya sebenarnya vaksinasi baik untuk masyarakat umum dan lansia sudah tinggi. Tapi karena masuk wilayah aglomerasi, jadi satu akhirnya dengan Gresik dan Sidoarjo, dalam PPKM level 3," kata Emil dikutip dari detik, Selasa (14/9/2021).

Emil mengatakan asesmen Kemenkes RI terkait penentuan level PPKM didasarkan pada 6 indikator. 6 Indikator itu yakni kasus konfirmasi, jumlah rawat inap, tingkat tracing, angka kematian, positivity rate, dan tingkat keterisian rumah sakit. Namun, dalam Inmendagri terbaru, ditambah satu indikator yakni tingkat capaian vaksinasi.

"Nah kalau di asesmen Kemenkes yang tiap hari dihitung, Surabaya sudah level 2, bahkan Sidoarjo level 1. Tapi, karena ada variabel baru, yakni vaksinasi, akhirnya Sidoarjo dan Gresik ini level 3. Karena Surabaya dalam Inmendagri masuk wilayah aglomerasi, akhirnya ikut PPKM yang terketat yakni ikut PPKM level 3," ungkapnya.

Mantan Bupati Trenggalek ini menjelaskan jika satu daerah ingin masuk kategori PPKM level 2, maka capaian vaksinasi dosis pertama di masyarakat umum harus minimal 50 persen. Sedangkan vaksinasi dosis pertama untuk lansia di atas 60 tahun, harus di atas 40 persen.

Capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Surabaya saat ini sudah mencapai 98,29 persen. Untuk capaian vaksinasi dosis pertama bagi lansia, sudah mencapai 89 persen.

Di Sidoarjo, capaian vaksinasi dosis pertama baru mencapai 44,45 persen. Dosis pertama untuk lansia baru mencapai 29,05 persen. Di Gresik, vaksinasi dosis pertama baru mencapai 42,59 persen. Untuk vaksinasi dosis pertama lansia baru 20,20 persen.

"Ini yang menjadi kendala dalam penerapan PPKM level 2, karena Surabaya wilayah aglomerasi. Sementara Sidoarjo dan Gresik belum memenuhi variabel vaksinasi, akhirnya Surabaya Raya ini masuk kategori 3," katanya.

Selain itu, politisi Demokrat ini menambahkan, dalam Inmendagri terbaru, kabupaten/kota yang saat ini masuk PPKM level 2, diberi waktu 2 minggu untuk memenuhi target mencapai vaksinasi 50 persen. Jika tidak, maka kabupaten/kota tersebut dikembalikan ke PPKM level 3.

"Dan kalau mau ke level 1, maka vaksinasi ini harus di atas 70 persen masyarakat umum, dan 60 persen lebih untuk lansia," pungkas Emil. arf/dk

 

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…