Beda Data Level PPKM Surabaya, Bukti Sistem Tak Terintegrasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit lapangan Indrapura (RSLI). SP/Semmy Mantolas
Para pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit lapangan Indrapura (RSLI). SP/Semmy Mantolas

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Status level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa Timur khususnya kota Surabaya menjadi tanda tanya sejumlah pihak. Musababnya, status level PPKM yang ditetapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan hasil asesmen Kementerian Kesehatan (kemenkes) berbeda.

Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali, yang ditandatangani pada 13 September lalu, status PPKM Surabaya berada pada level 3. Aturan tersebut mulai berlaku sejak 14 September hingga 20 September 2021 besok.

Level PPKM Surabaya ini, berbeda dengan hasil assessmen Kemenkes. Dari laporan Kemenkes RI per 14 September 2021, kota Surabaya mengalami penurunan level PPKM ke level 1. 

Level yang berbeda ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Praktisi kesehatan sekaligus Ketua relawan pendamping Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 Rumah Sakit Lapangan Indrapura (PPKPC-RSLI) Radian Jadid, menyebut, ketidaksinkronan data antara Kemenkes dan mendagri merupakan bukti sistem yang tidak terintegrasi.

"Berarti koordinasi antar departemen dan kementerian kurang akurat. Yang namanya leading sektor adalah kemenkes, harusnya mendagri sebelum keluarkan itu harus konsultasi atau konfirmasi ke kemenkes untuk kondisi terakhir," kata Radian Jadid saat dihubungi Surabaya Pagi, Minggu (19/09/2021).

Kendati data berbeda, Jadid menjelaskan, data dari imendragi kemungkinan besar adalah klausa umum yang melihat level PPKM berdasarkan wilayah Surabaya Raya. Sementara data kemenkes merupakan klausa khusus atau sesuai dengan kondisi real di lapangan.

"Itu bisa dianggap sebagai klausa umum, sementara klausa khususnya kemenkes. Tapi memang, untuk implementasi ya harus sesuai kondisi real. PTM [pembelajaran tatap muka] harus sudah mulai, kegiatan ekonomi mulai berjalan, hotel-hotel sudah mulai dibuka," ucapnya.

Walau begitu, ia tetap mengingatkan agar masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan dengan melakukan 6M mulai dari mencuci tangan hingga menjaga pola makan.

"Semua stakeholders, saling mengawasi saling mengamankan agar tidak menjadi pemicu lagi," himbaunya.

Terkait perbedaan data, sebelumnya Legal Manager Pusat Grosir Surabaya (PGS) Dedy Prasetyo sempat menyesalkan dua keputusan level PPKM yang berbeda tersebut. Pasalnya, dalam setiap level, memiliki implementasi kebijakan yang berbeda-beda.

Dalam aturan level 3 inmendagri, terdapat aturan bahwa anak usia di bawah 12 tahun tidak diperkenankan memasuki pusat perbelanjaan. Sementara untuk level 2 inmendagri tersebut, tidak ada ketentuan tersebut.

"Jadi tolonglah ditinjau lagi. Sisi lain masih pengetatan, di sisi lain lagi ada pelonggaran, jadi kacaukan," katanya.sem

Berita Terbaru

Dispendik Surabaya Dorong Penguatan Sosialisasi Cakupan Pendidikan Gratis

Dispendik Surabaya Dorong Penguatan Sosialisasi Cakupan Pendidikan Gratis

Kamis, 05 Nov 2026 11:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya terus mendorong penguatan sosialisasi mengenai cakupan pendidikan gratis kepada kepala…

Tanggul hingga Jalan di Lumajang Putus Diterjang Banjir Lahar Gunung Semeru

Tanggul hingga Jalan di Lumajang Putus Diterjang Banjir Lahar Gunung Semeru

Kamis, 05 Nov 2026 11:26 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sejumlah infrastruktur pengendali lahar Gunung Semeru yang rusak diterjang banjir lahar hujan di aliran Besuk Kobokan. Kerusakan…

Antisipasi Momentum Natal, Pemkab Ngawi Pantau Harga dan Pasokan Bapok

Antisipasi Momentum Natal, Pemkab Ngawi Pantau Harga dan Pasokan Bapok

Kamis, 05 Nov 2026 11:13 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Guna mengantisipasi tingginya permintaan selama momentum Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi,…

Buntut Masalah Status Tanah, Pemkab Probolinggo Pindahkan KDKMP Kandangjati Kulon

Buntut Masalah Status Tanah, Pemkab Probolinggo Pindahkan KDKMP Kandangjati Kulon

Kamis, 05 Nov 2026 11:07 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menindaklanjuti terkait kepemilikan tanah di atas bangunan koperasi yang sudah dibangun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Pemuda dan Ulama Perkuat Gerakan Antinarkoba

Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Pemuda dan Ulama Perkuat Gerakan Antinarkoba

Kamis, 05 Nov 2026 11:01 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memberantas peredaran narkotika dan minuman keras serta melindungi generasi muda, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak…

Perketat Keamanan MBG, Pemkab Sidoarjo Dorong 3 SPPG Segera Penuhi Syarat SLHS

Perketat Keamanan MBG, Pemkab Sidoarjo Dorong 3 SPPG Segera Penuhi Syarat SLHS

Kamis, 05 Nov 2026 10:56 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna meningkatkan dan memperketat keamanan makanan bagi penerima manfaat Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tetap terjaga,…