Tren Narkoba Baru Gunakan Ketamin dan Etomidate

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Narkotika jenis Ketamin dan Etomidate, terungkap dari 214,84 ton yang Disita oleh Polri sebagai barang bukti Narkoba yang diungkap dalam 3 bulan terakhir.
Narkotika jenis Ketamin dan Etomidate, terungkap dari 214,84 ton yang Disita oleh Polri sebagai barang bukti Narkoba yang diungkap dalam 3 bulan terakhir.

i

Polri Ajak Kemenkes Buat Peraturan Penyalahgunaan Kandungan Obat yang Berpotensi untuk Diproduksi Narkoba

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, melaporkan ke Presiden Prabowo Subianto, hasil temuan di lapangan, yaitu tren baru yang cukup mengkhawatirkan. Tren baru ini marak atas penggunaan senyawa berbahaya berupa ketamine. Obat ini digunakan dengan cara dihirup melalui hidung. Serta etomidate yang dicampur dengan liquid vape dan kemudian dihisap menggunakan pods.

 

Informasi dari Kapolri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dikatakan dalam acara pemusnahan barang bukti berbagai jenis narkoba seberat 214,84 ton di Lapangan Bhayangkara, Jakarta.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan atas tren  narkoba baru, Polri pun membuat strategi baru.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap ada penyalahgunaan obat yang dipakai pengedar narkoba, yaitu ketamine dan etomidate. Kapolri mengatakan akan ada peraturan hukum yang mengatur penyalahgunaan tersebut.

 Dia mengatakan saat ini belum ada regulasi yang mengatur penyalahgunaan kedua kandungan itu.

"Kedua senyawa berbahaya tersebut belum diatur dalam produk hukum, sehingga penggunanya tidak dapat dipidana," tambahnya.

 

Polri Ajak Kemenkes

Polri akan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam membuat peraturan itu. Nantinya, penyalahgunaan ketamin dan etomidate akan diatur dalam revisi Undang-Undang (UU) Narkotika.

"Oleh karena itu, Polri sebagai bagian dari Komite Nasional Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor, saat ini sedang bekerja sama dengan Tim Kerja Akses Obat Kemenkes RI untuk mencari suatu terobosan hukum terkait penggolongan senyawa berbahaya ketamine dan etomidate agar dapat dilampirkan dalam daftar yang dimuat dalam revisi UU Narkotika," ujarnya.

"Termasuk dalam jangka pendek dituangkan dalam Lampiran Permenkes terkait penggolongan narkotika. Dengan demikian, diharapkan ke depannya penyalahgunaan kedua senyawa berbahaya tersebut dapat dipidana," tambahnya.

 

Ketamine Hameln Obat Anestesi

Dikutip dari laman klikdokter.com, Ketamine Hameln merupakan obat anestesi berbentuk injeksi yang diproduksi oleh Combiphar. Obat ini mengandung Ketamine HCl yang diindikasikan untuk induksi anestesi (obat bius). Ketamine Hameln bekerja dengan mengganggu sinyal di otak yang berperan pada respon tubuh terhadap kesadaran dan rasa sakit.

Sedangkan, laman alomedika.com menambahkan Ketamine sering digunakan sebagai induksi anestesi, yang dapat diberikan secara intravena atau intramuskular. Pemberian secara intravena dosis dewasa dan anak usia 16 tahun ke atas adalah: 1‒4,5 mg/kgBB di bolus secara perlahan. Dosis 2 mg/kgBB akan memberikan efek anestesi selama 5‒10 menit.

 

Etomidate Obat Anestesi Intravena

Lalu laman alomedika.com, juga menulis Etomidate merupakan obat anestesi intravena yang digunakan untuk induksi dan rumatan anestesi umum, sedasi prosedural, maupun intubasi. Etomidate memiliki struktur imidazole dan tidak memiliki keterkaitan secara struktur dengan obat anestesi lain. Etomidate tidak memiliki efek analgesik, memiliki onset yang cepat, dan kerja singkat.

Etomidate bekerja melalui ikatan langsung dengan reseptor gamma-aminobutyric acid (GABA) yang merupakan neurotransmiter utama pada susunan saraf pusat. Etomidate memiliki kelebihan tidak mempengaruhi kondisi hemodinamik sehingga pengaruh terhadap tekanan darah dan denyut jantung minimal.

Akun ini menulis, etomidate merupakan obat anestesi intravena yang digunakan untuk induksi dan rumatan anestesi umum, sedasi prosedural, maupun intubasi. Etomidate memiliki struktur imidazole dan tidak memiliki keterkaitan secara struktur dengan obat anestesi lain. Etomidate tidak memiliki efek analgesik, memiliki onset yang cepat, dan kerja singkat.

Efek samping yang umum timbul akibat etomidate adalah nyeri di tempat suntikan, gerakan otot rangka seperti gerakan mioklonik dan tonik, serta mual dan muntah pasca operasi. Mioklonus sering terjadi terkait etomidate, biasanya bilateral.

Meski demikian, sebagian besar episode memiliki tingkat keparahan ringan hingga sedang. n, ec/jk/erc/ltb/rmc

Berita Terbaru

Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

Senin, 20 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri (PUSAKA Desa Mandiri) resmi menggelar kegiatan deklarasi di Gedung Ki Hajar…

Pusat Pengolahan Sampah Terbesar TPA Benowo Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Karena Hal Ini

Pusat Pengolahan Sampah Terbesar TPA Benowo Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Karena Hal Ini

Senin, 20 Jul 2026 15:02 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, gunungan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, berada di Blok 1B sisi selatan TPA Benowo, Kelurahan…

Pengamat Hukum: Pengakuan Sekda Soeko Penuhi Syarat Jadi Tersangka Baru

Pengamat Hukum: Pengakuan Sekda Soeko Penuhi Syarat Jadi Tersangka Baru

Senin, 20 Jul 2026 14:59 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:59 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Fakta persidangan dugaan korupsi dengan terdakwa Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dinilai membuka peluang munculnya tersangka baru. …

Bupati Targetkan BPBD Kabupaten Madiun Pertahankan Gelar Juara Jatim

Bupati Targetkan BPBD Kabupaten Madiun Pertahankan Gelar Juara Jatim

Senin, 20 Jul 2026 14:56 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Bupati Madiun menargetkan BPBD Kabupaten Madiun tidak hanya siap menghadapi ancaman bencana, tetapi juga mampu mempertahankan gelar…

Ajukan Anggaran Rp135 Miliar, Pemkab Malang Prioritaskan Perbaikan Tiga Ruas Jalan

Ajukan Anggaran Rp135 Miliar, Pemkab Malang Prioritaskan Perbaikan Tiga Ruas Jalan

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna peningkatan tiga ruas jalan strategis yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan…

Was-was, Kebakaran Lahan di Magetan Meningkat Tajam saat Musim Kemarau

Was-was, Kebakaran Lahan di Magetan Meningkat Tajam saat Musim Kemarau

Senin, 20 Jul 2026 14:48 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas Pemadam Kebakaran Magetan mencatat sebanyak 49 kasus kebakaran, atau hampir menyamai total kejadian sepanjang tahun 2025 yang…