Covid-19 di Bangkalan Melandai, Gelorakan Pemulihan Ekonomi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron

i

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Setelah sempat menjadi episentrum covid-19 di Jatim beberapa waktu yang lalu, status covid-19 di Bangkalan kini menunjukkan tren melegakan.

Dalam sepekan terakhir (13-19 September 2021) kasus baru di Bangkalan berada di bawah angka 10 orang. Bahkan angka kematian akibat corona selama periode tersebut tercatat nol kasus.

Tentu saja kabar tersebut menjadi berita bagus baik bagi warga maupun pemerintah setempat.

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bangkalan kini melakukan penyesuaian terhadap anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2021. rancangan perubahan APBD (P-APBD) telah disusun guna memaksimalkan target dan sasaran dalam upaya memaksimalkan penyelenggaraan pemerintah serta pembangunan daerah.

Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron mengungkapkan, rancangan P-APBD Kabupaten Bangkalan Tahun Anggaran 2021 merupakan wujud refleksi dan aktivitas yang direncanakan dalam rangka mencapai target kinerja di sisa tahun 2021.

“Kami sesuaikan dengan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan daerah,” ungkap Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) kepada Surya, Minggu (19/9/2021).

Sebelumnya, Penyampaian Nota Pengantar P-APBD Kabupaten Bangkalan Tahun Anggaran 2021 telah disampaikan Ra Latif di hadapan anggota DPRD Kabupaten Bangkalan dalam kesempatan Rapat Paripurna, Jumat (17/9/2021).

Ia menjelaskan, Pemkab Bangkalan telah menyusun kebijakan pembangunan secara jelas yang telah dirumuskan dalam Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (P-RKPD) Kabupaten Bangkalan Tahun 2021 yang menjadi dasar penyusunan P-APBD 2021.

Keputusan menggelorakan tema pembangunan tersebut tidak lepas dari menurunnya pertumbuhan ekonomi berskala mikro dan makro sejak pandemi covid-19 menerjang Kabupaten Bangkalan mulai awal semester 2020 hingga saat ini.

Kondisinya semakin pelik ketika terjadi perubahan kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berdampak tidak menguntungkan bagi pemerintah daerah seiring cepatnya penyebaran covid-19 di Kabupaten Bangkalan.

“Bahkan di tengah kondisi itu, sektor pajak kami sebagai pos penerimaan negara tidak mencapai target. Imbasnya yakni kebijakan pengurangan dan penundaan transfer Dana Perimbangan kepada daerah,” kata Ketua DPC PPP Kabupaten Bangkalan itu.

Ra Latif yang juga selaku Ketua Tim Satgas Penanganan covid-19 Kabupaten Bangkalan kini mulai bernafas lega seiring upaya maksimal bersama Forkopimda setempat telah membuahkan hasil menurunkan angka penyebaran kasus Corona di Bangkalan.

Hingga Minggu (19/9/2021), kasus penularan baru pada Status Terkini covid-19 Kabupaten Bangkalan menunjukkan 4 orang dengan rincian 3 orang terjadi kontak dan 1 orang lainnya dinyatakan bergejala. Bahkan sehari sebelumnya, tercatat nol kasus penularan baru.

Beberapa prioritas pembangunan pun telah ditetapkan sebagai pelecut suksesnya upaya Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial melalui Penguatan SDM dan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik.

Seperti pemulihan ekonomi yang berkualitas dan berkeadilan, pemerataan pembangunan infrastruktur yang berwawasan lingkungan, peningkatan konektivitas dan keterjangkauan wilayah, pembangunan kualitas SDM melalui peningkatan pendidikan dan kesehatan.

“Kami juga berupaya memperluas kesempatan kerja dan pengentasan kemiskinan, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bermartabat melalui peningkatan penyelenggaraan pelayanan public dasar dan reformasi birokrasi,” pungkas Ra Latif.

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…