PPKM Surabaya Turun Level, Hilir Mudik Penumpang Masih Landai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivitas penumpang di pelabuhan Tanjung Perak terpantau sepi/ foto: Sem
Aktivitas penumpang di pelabuhan Tanjung Perak terpantau sepi/ foto: Sem

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Surabaya yang turun ke angka 1, nyatanya tidak berdampak pada arus penumpang kapal laut di Pelabuhan Tanjung Perak.

Dari pantauan Surabaya Pagi di lapangan, arus penumpang hingga hari ini masih terbilang landai. Jumlah angkut penumpang oleh kapal-kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) tak kurang dari 300 orang. Bahkan, untuk beberapa rute, jumlah angkut kapal hanya di angka 100 penumpang.

Rute tujuan kapal yang mengalami penurunan terparah seperti ke wilayah Kumai, Lombok, Nusa Tenggara serta beberapa wilayah timur lainnya termasuk Papua.

"Masih seperti biasa, justru cenderung landai," kata Kepala Urusan Pelayanan Penumpang dan Barang Kapal Penumpang dan Perintis Pelni, Mohammad Sholeh kepada Surabaya Pagi, Senin (20/09/2021).

Sebagai informasi, selama PPKM level 1-4 diterapkan oleh pemerintah, terdapat aturan bagi penumpang kapak untuk menyertakan surat vaksinasi minimal dosis pertama. Untuk wilayah dengan PPKM level 3-4, wajib menyertakan surat vaksinasi. Ketentuan tersebut termaktub dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 59 Tahun 2021 serta SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2021.

Sementara untuk wilayah PPKM Level 2 dan 1, juga wajib menunjukkan hasil negatif dari PCR atau antigen, namun tak ada ketentuan soal kartu vaksin sebagi syarat perjalanan.

Turunnya arus penumpang nyatanya juga berdampak pada omzet penjualan tiket agen kapal laut. Salah satu agen kapal laut di Pelabuhan Tanjung Perak, Andi Sukiman mengaku, selama PPKM diterapkan dirinya mengalami penurunan omzet hingga hampir  80 persen.

Biasanya dalam sehari, ia mampu menjual 10 hingga 15 tiket, kini dalam seminggu hanya 4 tiket saja yang terjual. 

"Sepi mas, gak ada yang berangkat. Sudah seminggu ini gak ada penumpang," kata Andi sembari menunjukan buku pembelian tiket.

Penyebab turunnya jumlah penumpang kata pria yang akrab disapa Pak Su, adalah adanya aturan menyertakan surat vaksinasi. Karena dari pengalamannya, banyak penumpang yang membatalkan keberangkatan pasca mendengar aturan tersebut.

"Ada yang beli tiket, setelah kita jelaskan harus ada surat vaksin, mereka gak jadi pesan. Karena belum divaksin," akunya.

Ia pun meminta, agar pemerintah segera merevisi kembali aturan tersebut. Menurutnya, bila persebaran vaksinasi telah merata dan telah diakses oleh semua masyarakat maka aturan tersebut boleh diterapkan.

"Kan ada antigen, itu sudah bukti kalau orang tidak terkena corona. Ini ditambah lagi surat vaksin, kalau stok vaksin banyak oke, ini saja kita cari gak ada, katanya stok terbatas," ucapnya kesal.sem

Berita Terbaru

Tangani Kebakaran di Bromo, Balai TNBTS Maksimalkan ‘Drone Water Spray’

Tangani Kebakaran di Bromo, Balai TNBTS Maksimalkan ‘Drone Water Spray’

Minggu, 09 Agu 2026 11:43 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti peristiwa kebakaran di kawasan Gunung Bromo, pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus…

Syarat Tambahan Rekening Minimal 30?lam Perwal Dinilai Membuka Terjadinya Monopoli Proyek

Syarat Tambahan Rekening Minimal 30?lam Perwal Dinilai Membuka Terjadinya Monopoli Proyek

Minggu, 09 Agu 2026 11:18 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 11:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Peraturan Walikota (Perwal) Madiun Nomor 53 Tahun 2021 tentang tambahan persyaratan dokumen pemilihan pekerjaan jasa konstruksi mel…

Mobil di Blitar Hangus Terbakar Akibat Konsleting Listrik, Kerugian Capai Rp200 Juta Lebih

Mobil di Blitar Hangus Terbakar Akibat Konsleting Listrik, Kerugian Capai Rp200 Juta Lebih

Minggu, 09 Agu 2026 10:54 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kebakaran terjadi lagi, kali ini menimpa rumah milik Imam Badri 63 warga desa Kelurahan/Kec.Srengat, saat korban memansi mesin…

Semarakan HUT RI ke-81, Kantor Imigrasi Blitar hadirkan Layanan Paspor Program Pasporia

Semarakan HUT RI ke-81, Kantor Imigrasi Blitar hadirkan Layanan Paspor Program Pasporia

Minggu, 09 Agu 2026 10:53 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 10:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar menghadirkan layanan paspor akhir pekan melalui program Pasporia sebagai bagian dari semarak peringatan Hari…

Dampingi Kunjungan Cak Imin di Gresik, Kapolres Ramadhan Nasution Titip Pesan Penting untuk Pelajar

Dampingi Kunjungan Cak Imin di Gresik, Kapolres Ramadhan Nasution Titip Pesan Penting untuk Pelajar

Minggu, 09 Agu 2026 10:52 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Abdul M…

PT Smelting Buka Suara soal Dentuman Keras di Smelter: Material Suhu Tinggi Bertemu Air

PT Smelting Buka Suara soal Dentuman Keras di Smelter: Material Suhu Tinggi Bertemu Air

Minggu, 09 Agu 2026 10:50 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 10:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Manajemen PT Smelting akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait suara dentuman keras yang menggemparkan warga di sekitar kawasan i…