KPH Padangan Bojonegoro Bakal Ada 3 Tempat Wisata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah siswa berusaha mengukur salah satu pohon jati di KPH Padangan. (SP/IST/19)
Sejumlah siswa berusaha mengukur salah satu pohon jati di KPH Padangan. (SP/IST/19)

i

SURABAYAPAGI, Bojonegoro -  Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Padangan Bojonegoro berhasil mengembangkan kawasan hutan didaerah setempat menjadi tempat wisata, dimana semula  tidak ada tempat wisata disana. Di bawah pimpinan Administratur (ADM), Wisik Sugiarto, bakal mempunyai 3 tempat wisata di satu kawasan sekaligus.

"Berawal dari KPH Padangan, satu satunya KPH di Jawa Timur tidak ada tempat wisata, akhirnya kita akan membuat wisata perintis. Dua hari ini Tim perancangan dari Divre Jawa Timur datang ke lokasi tempat yang akan dijadikan wisata. Wisata pertama adalah Jati Monumen,  Agrowisata, dan pasar Cinderamata," ujar Wisik didampingi oleh Waka ADM Padangan, Norimanudin, di kantor KPH Padangan, kemarin.

Wisik juga menerangkan, keunikan dari wisata Jati Monumen adalah terdapat satu pohon kayu jati yang paling besar diantara kayu jati lainnya, kayu jati besar tersebut berdiameter 557 cm yang ditanam tahun 1857. Sedangkan Agrowisata akan ada petik pepaya besar California yang diberi nama Gandrung Kates. Dan pasar Cinderamata yang akan ada berbagai cinderamata khas Bojonegoro. 

"Pendirian 3 tempat wisata perintis yang diberi nama Bosetak (singkatan dari desa Boti dan desa Sekar) kerjasama Tripatrit antara KPH Padangan, LMDH, dan BUMDes. Lokasi Hutan Jati Monumen terletak di BKPH Kaliaren Barat, RPH Kaliaren, desa Malingmati, kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, dengan luas 99,5 Ha," ujar Wisik.

"Lokasi menuju Hutan Monumen ini sangat eksotik, khas hutan jati Pulau Jawa. Jalan yang berkelok-kelok dan bentang alam yang relatif landai serta beragam jenis tumbuhan dan hewan, menambah lengkap mata rantai kehidupan sehingga ke depan sangat cocok dijadikan sebagai tempat wisata ilmiah," pungkas Wisik.

Konon pada masa kolonial Belanda tahun 1857, hamparan pohon jati di wilayah KPH Padangan dibatasi/ dipagari dengan kawat berduri yang kemudian oleh penduduk setempat disebut Hutan Pagar Kawat. 

Di sekitar daerah ini pula pernah digunakan para pendekar/jawara untuk bersemedi, tempatnya diatas batu besar yang terletak di tepi sungai yang mengalir sepanjang musim.

Sampai sekarang diatas batu besar tersebut terdapat bekas tubuh manusia yang sedang bersemedi. Tak jauh dari berdirinya pohon jati besar tersebut terdapat pula sebuah makam tua yang dinamakan Pertapan. 

Dengan keunikan akan wisata baru di inisiasi ADM Padangan, Wisik Sugiarto, akan menambah keanekaragaman wisata yang dimiliki Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur yang dipimpin Karuniawan Purwanto Sanjaya. Dan akan menjadi destinasi wisata baru bagi masyarakat untuk dikunjungi. her/na

Berita Terbaru

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim Penasihat Hukum Bupati nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko angkat suara mengenai konstruksi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi P…

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucurkan bantuan insentif jasa pendidik tahun anggaran 2026 kepada 1.661 kepala sekolah dan…